GOWA, UNHAS.TV - Libur panjang pertengahan Mei 2026 ini, menjadi momen paling dinanti masyarakat untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi adalah Permandian Dewi Sri, di Jalan Poros Malino, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Selain sebagai tempat wisata air, liburan bersama keluarga di lokasi ini dinilai efektif mempererat hubungan antar anggota keluarga.
Permandian yang berjarak sekitar satu jam dari Kota Makassar ini menjadi salah satu destinasi favorit saat akhir pekan maupun libur panjang.
Tempat ini memiliki lima kolam renang, mulai dari kolam anak-anak hingga dewasa, dengan atap di setiap kolam sehingga pengunjung betah berlama-lama menikmati suasana air.
Qadri, warga Makassar, datang bersama keluarga untuk menikmati libur panjang di Dewi Sri. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar berwisata, tetapi menjadi kesempatan langka untuk berkumpul dengan anggota keluarga.

Warga Makassar, Qadri (kiri, kaos coklat), datang bersama keluarga untuk menikmati libur panjang di Permandian Dewi Sri di Jl Poros Malino, Kabupaten Gowa, Jumat (15/5/2026). (Unhas TV/Wandi Nojeng)
“Sebenarnya bukan liburannya yang penting, tapi keluarganya. Kebersamaan dan keluarga itu yang sangat penting. Walaupun kita tinggal dalam satu rumah, belum tentu ada momen untuk berkumpul sehari-hari," ujarnya.
"Dengan adanya liburan seperti ini, ini momen terbaik untuk mempererat tali kekeluargaan dengan anak, orang tua, keponakan, dan sepupu-sepupu,” lanjut Qadri.
Qadri menambahkan bahwa liburan keluarga memerlukan perencanaan, termasuk penyisihan waktu dan biaya, agar momen kebersamaan ini dapat optimal.
Aktivitas seperti berenang, bermain air, atau sekadar duduk bersama di tepi kolam memungkinkan anggota keluarga saling berinteraksi dan menguatkan ikatan emosional yang jarang didapatkan di tengah kesibukan kota.
Meski menjadi lokasi favorit, jumlah pengunjung Dewi Sri pada libur panjang kali ini menurun sekitar 70 persen dibanding hari sebelumnya.
Andi Surya Agung, pengelola permandian, menyebutkan, pada hari sebelumnya pengunjung mencapai sekitar dua ribu orang, sedangkan pada libur panjang ini hanya sekitar enam ratus orang.
Penurunan itu, menurutnya, terjadi karena masyarakat cenderung memilih hari libur nasional untuk berwisata, dibanding cuti bersama.
“Penyebab penurunan pengunjung adalah karena rata-rata masyarakat lebih banyak berlibur saat tanggal merah atau libur nasional dibanding cuti bersama,” kata Andi Surya.

Andi Surya Agung, pengelola Permandian Dewi Sri. (Unhas TV/Wandi Nojeng)
Momen libur panjang seperti ini diharapkan dimanfaatkan masyarakat untuk menyisihkan waktu dan rezeki agar dapat berkumpul bersama keluarga.
Aktivitas sederhana seperti berlibur bersama menjadi cara efektif menjaga keharmonisan dan memperkuat hubungan keluarga di tengah rutinitas harian.
Permandian Dewi Sri, dengan fasilitas yang lengkap dan jarak yang relatif dekat dari kota, tetap menjadi pilihan strategis bagi warga Makassar dan sekitarnya untuk menikmati liburan air sambil mempererat tali kekeluargaan.
Pengalaman yang dirasakan Qadri dan keluarga menegaskan pentingnya waktu berkualitas di luar rutinitas rumah, sekaligus mengingatkan bahwa inti dari liburan keluarga bukan sekadar hiburan, tetapi kebersamaan yang mampu membangun ikatan yang lebih kuat antar anggota keluarga.
(Wandi Nojeng / Unhas TV)
LIBUR PANJANG - Suasana Permandian Dewi Sri di Jl Poros Malino, Kabupaten Gowa, dipenuhi warga yang menghabiskan waktu libur panjang, Jumat (15/5/2026). (Unhas TV/Wandi Nojeng)
-300x173.webp)


-300x137.webp)




