SIDRAP, UNHAS.TV – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar program kerja Apotek Hidup: Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang Aman dan Rasional di Sekolah Lansia Desa Bulo Wattang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Bulo Wattang ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya kelompok lansia, mengenai pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) secara aman dan rasional sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan keluarga.
Selain itu, program ini juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan budidaya tanaman obat yang dapat digunakan sebagai alternatif penanganan keluhan kesehatan ringan.
Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Edukasi diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta mengenai TOGA.
Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah mengenal beberapa tanaman obat seperti jahe, kunyit, dan serai sebagai bumbu dapur. Namun, masih banyak yang belum memahami manfaat kesehatan serta cara pengolahan dan penggunaannya yang tepat.
Edukasi diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan peserta. Hasil awal menunjukkan sebagian besar peserta telah mengenal jahe, kunyit, dan serai, tetapi belum memahami manfaat kesehatan dan cara penggunaannya secara benar.
Setelah penyuluhan, dilakukan post-test yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai jenis, manfaat, dan batasan penggunaan TOGA.
Peserta juga diingatkan bahwa tanaman obat hanya digunakan untuk membantu menjaga kesehatan dan menangani keluhan ringan, bukan menggantikan pengobatan tenaga kesehatan.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN-PK membagikan bibit tanaman obat kepada peserta agar dapat ditanam di pekarangan rumah masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mulai membudidayakan TOGA sebagai bagian dari pola hidup sehat berbasis keluarga.
Perwakilan BKKBN Kabupaten Sidenreng Rappang, Andiatira, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai pemanfaatan TOGA penting untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat, khususnya para lansia, semakin memahami manfaat Tanaman Obat Keluarga dan dapat memanfaatkannya dengan cara yang aman dan benar. Kami juga berharap masyarakat mulai membudidayakan TOGA di pekarangan rumah sehingga dapat menjadi salah satu upaya menjaga kesehatan keluarga,” ujar Andiatira.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin tidak hanya memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga mendorong pemanfaatan potensi lokal melalui budidaya tanaman obat keluarga sebagai langkah nyata mendukung pola hidup sehat dan kemandirian kesehatan di tingkat desa.
(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)
APOTEK HIDUP - Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Unhas menggelar program kerja Apotek Hidup: Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang Aman dan Rasional di Sekolah Lansia Desa Bulo Wattang, Kabupaten Sidrap, Selasa (14/7/2026).





-300x149.webp)


