MAKASSAR, UNHAS.TV - Salah satu pendiri Netflix, Reed Hastings, menyatakan pengunduran diri sebagai pimpinan dari perusahaan yang ia dirikan hampir tiga puluh tahun lalu.
Reed Hastings telah memimpin perusahaan streaming film tersebut sejak perusahaan itu masih berupa layanan berlangganan video melalui pengiriman pos hingga menjadi perusahaan raksasa hiburan yang memproduksi kontennya sendiri.
"Netflix mengubah hidup saya dalam banyak hal, dan kenangan favorit saya sepanjang masa adalah Januari 2016, ketika kami memungkinkan hampir seluruh planet menikmati layanan kami," kata Hastings.
Pengumuman pengunduran ini datang bersamaan dengan laporan Netflix yang memperlihatkan kenaikan pendapatan sebesar 16% selama kuartal pertama tahun 2026, setelah perusahaan itu gagal mencapai kesepakatan akuisisi dari Warner Bros Discovery.
Peningkatan pendapatan itu didorong oleh naiknya biaya keanggotaan dan peningkatan pendapatan dari iklan di di Netflix. Namun harga saham perusahaan ini turun delapan persen.
Netflix mengatakan keputusan pengunduran diri Hastings didorong keinginannya lebih fokus pada kegiatan aml dan kegiatan lainnya. Hastings mendirikan Netflix pada tahun 1997 bersama Marc Randolph. Saat itu mereka menawarkan penyewaan film DVD kepada pelanggan melalui pos, yang dikirim dalam amplop merah khasnya. Randolph, yang menjabat sebagai kepala eksekutif pertama, mengundurkan diri pada tahun 2003.
Perusahaan kemudian beralih ke produksi program sendiri, menggerogoti bisnis tradisional Hollywood dengan film panjang, dan wilayah televisi tradisional dengan serial mulai dari Bridgerton hingga KPop Demon Hunters.
Perusahaan yang kini bernilai $450 miliar ini dianggap telah mengubah cara orang mengonsumsi film dan televisi, menonton serial secara maraton di rumah dan mengurangi kunjungan ke bioskop.
Hastings mengundurkan diri sebagai salah satu kepala eksekutif pada tahun 2023, tetapi tetap menjabat sebagai ketua eksekutif. Ia akan meninggalkan tugas tersebut pada bulan Juni.(*)








