Watch Unhas TV Live
Watch Unhas TV Live
Internasional

Pernyataan Jaksa Penuntut ICC Karim Khan Terkait Surat Penangkapan Perdana Menteri Israel

Darmadi Tariah23 May, 2024
Karim Khan, Jaksa Penuntut ICC (sumber foto: website ICC)

DEN HAAG, UNHAS TV – Sepak terjang Israel yang seolah kebal hukum meski telah banyak melanggar hukum internasional akhirnya menemui jalan buntunya.

Jaksa Mahkamah Pidana Internasional/International Criminal Court (ICC), Karim Khan mengajukan surat perintah penangkapan untuk Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant pada Senin (20/05/2024).

Berikut terjemahan pernyataan Karim Kahn yang diterbitkan Mahkamah Pidana Internasional:

Pernyataan Jaksa Penuntut ICC Karim A.A. Khan KC: Permohonan surat perintah penangkapan dalam situasi di Negara Palestina

Hari ini saya mengajukan permohonan surat perintah penangkapan di hadapan Kamar Pra-Sidang I, Mahkamah Pidana Internasional terkait situasi di Negara Palestina.

Berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan dan diperiksa oleh kantor saya, saya memiliki alasan yang masuk akal untuk meyakini bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin NETANYAHU, dan Menteri Pertahanan Israel Yoav GALLANT, memikul tanggung jawab kriminal atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di wilayah Negara Palestina (di Jalur Gaza) setidaknya sejak tanggal 8 Oktober 2023 sebagai berikut:

  • metode peperangan berupa pembunuhan terhadap penduduk sipil adalah suatu kejahatan perang yang bertentangan dengan Statuta pasal 8(2)(b)(xxv);
  • Dengan sengaja menyebabkan penderitaan yang berat, atau luka-luka serius terhadap tubuh atau kesehatan yang bertentangan dengan pasal 8(2)(a)(iii), atau perlakuan yang kejam adalah kejahatan perang yang bertentangan dengan pasal 8(2)(c)(i);
  • Pembunuhan yang disengaja yang bertentangan dengan pasal 8(2)(a)(i), atau Pembunuhan adalah kejahatan perang yang bertentangan dengan pasal 8(2)(c)(i);
  • Dengan sengaja mengarahkan serangan terhadap penduduk sipil adalah kejahatan perang yang bertentangan dengan pasal 8(2)(b)(i), atau 8(2)(e)(i);
  • Pemusnahan dan/atau pembunuhan yang bertentangan dengan pasal 7(1)(b) dan 7(1)(a), termasuk dalam konteks kematian yang disebabkan oleh kelaparan, adalah kejahatan terhadap kemanusiaan;
  • Penganiayaan adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang bertentangan dengan pasal 7(1)(h);
  • Tindakan-tindakan tidak manusiawi lainnya adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang bertentangan dengan pasal 7(1)(k).

Kantor saya menyampaikan bahwa kejahatan perang yang dituduhkan dalam permohonan ini dilakukan dalam konteks konflik bersenjata internasional antara Israel dan Palestina, dan konflik bersenjata non-internasional antara Israel dan Hamas (bersama dengan kelompok-kelompok bersenjata Palestina lainnya) yang berjalan secara paralel. Kami menyatakan bahwa kejahatan terhadap kemanusiaan yang dituduhkan dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas dan sistematis terhadap penduduk sipil Palestina sesuai dengan kebijakan Negara. Kejahatan-kejahatan ini, menurut penilaian kami, masih terus berlanjut hingga hari ini.

BACA SELANJUTNYA

1 2 3 4