MAKASSAR, UNHAS.TV - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran hingga perundingan antara dua pihak mencapai kesepakatan.
Perpanjangan gencatan senjata ini akan memberikan ruang bernafas kepada kedua pihak untuk menemukan kesepakatan yang baik untuk kedua pihak. Kendati demikian, gencatan senjata ini belum mampu membujuk Iran untuk membuka blokade di Selat Hormuz.
Pada perundingan yang dijadwalkan di Pakistan itu, Wakil Presiden AS JD Vance membatalkan diri tidak ikut dan memilih tinggal di Gedung Putih dan hanya ingin menunggu hasil perundingan.
Adapun pihak Iran melalui juru bicara Kementrian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei belum menyatakan apakah akan mengirim utusan ke Pakistan. Esmail menegaskan, "Perundingan harus dimulai dari keyakinan yang baik dan sikap serius, namun kami melihat kalian kehilangan sikap serius dan tidak yakin."
Sebelumnya, Trump menyebut Angkatan Laut Amerika Serikat akan terus memblokade pelabuhan Iran hingga pihak Iran menyodorkan rencana baru mengenai perundingan itu. Trump mengatakan, atas dasar itulah, Iran seharusnya segera memutuskan untuk segera mengirim utusan.(*)








