JAKARTA, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin bersiap menggelar Rapat Paripurna Terbuka Luar Biasa dalam rangka Pemilihan Rektor Periode 2026–2030, yang dijadwalkan berlangsung di Kampus Unhas Jakarta, Jl Petojo, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Seluruh rangkaian persiapan terus dimatangkan guna memastikan proses pemilihan pimpinan tertinggi universitas berjalan lancar, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rapat paripurna ini menjadi tahapan krusial dalam proses suksesi kepemimpinan Universitas Hasanuddin.
Melalui forum resmi Majelis Wali Amanat (MWA), para calon rektor akan menyampaikan pemaparan kertas kerja yang memuat visi, misi, serta arah kebijakan strategis Unhas untuk lima tahun ke depan.
Sesuai agenda, rapat paripurna terbuka luar biasa akan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan doa.
Selanjutnya, Ketua MWA akan membuka rapat secara resmi, dilanjutkan dengan pengantar diskusi oleh moderator.
Tiga calon rektor dijadwalkan menyampaikan pemaparan kertas kerja secara bergantian sebelum memasuki sesi tanya jawab dan tanggapan dari anggota MWA.
Setelah sesi terbuka, rapat akan diskors untuk kemudian dilanjutkan dengan pemilihan rektor oleh MWA secara tertutup.
Hasil pemilihan akan diumumkan dalam rapat paripurna yang kembali dibuka untuk menetapkan Rektor Universitas Hasanuddin terpilih periode 2026–2030.
"Panitia dan seluruh unsur terkait menyatakan kesiapan penuh dalam menyukseskan agenda penting ini," ujar Kepala Humas Unhas Ishaq Rahman, Selasa (13/1/2026) malam.
Rapat paripurna terbuka luar biasa diharapkan tidak hanya menjadi forum pemilihan, tetapi juga momentum konsolidasi akademik dalam menentukan arah pengembangan Universitas Hasanuddin sebagai perguruan tinggi berkelas dunia.
(Rahmatia Ardi / Unhas TV)
Tahapan Pemilihan Rektor Unhas 2026-2030






-300x225.webp)

