Ekonomi

BBM Non-Subisidi di Indonesia Berpotensi Naik Awal April

MAKASSAR, UNHAS.TV - Harga minyak mentah dunia terus meroket seiring sikap Iran yang tetap kukuh menutup lalu lintas pengapalan minyak di Selat Hormuz. 

Sikap ini makin dipertegas usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi ancaman akan mengerahkan pasukan pendarat di wilayah Iran meski gencatan senjata tengah diupayakan.

Pada pembukaan pasar pagi ini, harga minyak mentah jenis Brent naik 2,4 persen menjadi $107,92 per barel. Minyak mentah jenis US crude rose naik 2,94 persen menjadi $102,57. 

Tidak ada jaminan harga ini akan turun karena perang sudah berlangsung lebih dari 30 hari. Ketegangan malah makin meningkat setelah sejumlah kelompook pendukung Iran berada di belakang barisan Iran setelah Juru Bicara Parlemen Iran menegaskan, Iran sudah siap dan sedang menunggu kedatangan pasukan pendarat AS. 

Kelompok Houthi Yaman yang mendapat dukungan Iran juga menyatakan siap melawan Israel dan telah dibuktikan dengan meluncurkan serangan ke wilayah Israel pada akhir pekan lalu.

Kelompok pendukung Iran ini menegaskan akan menyerang setiap kapal yang melintas di wilayah konflik. Kelompok ini juga akan menutup Selat Bab al-Mandab yang berhubungan langsung dengan Laut Merah agar tidak ada kapal yang melintas.

Akibat penutupan itu, warga Amerika Serikat terpaksa harus membeli bahan bakar minyak seharga rata-rata $3,98 per galon. Harga ini naik $1 dibanding bulan lalu. Namun khusus di wilayah California, harga BBM sudah mencapai $5,84 per galon.

Indonesia yang masuk sebagai pengimpor BBM dari wilayah Teluk juga sudah merasakan dampak. Meski pemerintah belum mengumumkan harga BBM, namun diperkirakan dalam waktu dekat harga BBM non-subsidi akan ikut naik. Ini karena BBM non-subsidi dijual berdasarkan pergerakan harga pasar global dan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS.

Per 1 Maret 2026, harga BBM non-subsidi untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya yakni Pertamax (Ron 92) seharga Rp 12.300 per liter, Pertamax Green 95 (RON 95) Rp 12.900 - Rp 13.150, Pertamax Turbo (RON 98) Rp 13.100 - Rp 13.400, Dexlite Rp 13.450- Rp 14.200, dan Pertamina Dex Rp 13.600 - Rp 14.500.(*)