MAKASSAR, UNHAS.TV - Tim Penggerak PKK Kota Makassar menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keluarga.
Penegasan itu disampaikan Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (3/3/2026).
Dalam forum tersebut, Melinda menyatakan PKK mendorong perubahan perilaku keluarga melalui pendampingan berkelanjutan yang menjangkau seluruh siklus kehidupan. Sasaran program meliputi keluarga, anak, remaja, hingga lansia dan keluarga rentan di tingkat dasawisma dan Kampung KB.
“PKK mendorong perubahan perilaku keluarga melalui pendampingan berkelanjutan. Kami menjangkau keluarga, anak, remaja, lansia, hingga keluarga rentan di tingkat dasawisma dan Kampung KB,” ujarnya.
Menurut dia, TP PKK mendukung implementasi Program Bangga Kencana serta inovasi yang dijalankan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PKKB) agar berdampak langsung pada keluarga.
Pendekatan yang digunakan menekankan edukasi, pendampingan, dan penguatan kapasitas kader di lapangan.
Dalam program prioritas Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), TP PKK berperan melalui edukasi pencegahan pernikahan dini, pencegahan penyakit menular, pembentukan rumah sehat, serta pendampingan ibu hamil dan pasangan usia subur.
Upaya tersebut diarahkan untuk menekan angka stunting sekaligus memperkuat kualitas kesehatan keluarga.
Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), PKK mengedukasi pentingnya pengasuhan setara antara ayah dan ibu. Keterlibatan ayah didorong tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga hadir aktif dalam proses tumbuh kembang anak.
Program Taman Asuh Sayang Anak
Pada program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), PKK melakukan sosialisasi pengasuhan aman dan ramah anak serta pendampingan kader dan pengasuh. Penguatan kapasitas dilakukan melalui studi tiru ke TPA Graha Surabaya untuk mengadopsi praktik terbaik dalam pengelolaan taman asuh.
Sementara itu, implementasi program Lansia Sehat dan Berdaya (SIDAYA) menyasar sedikitnya 500 lansia di Makassar. Peran PKK mencakup pendampingan oleh kader, penguatan peran keluarga dalam perawatan lansia, serta integrasi kegiatan lansia dalam aktivitas sosial masyarakat.
Di sektor ekonomi, TP PKK menjalankan program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (PEK/UPPKA).
Kegiatan meliputi pendampingan usaha keluarga, edukasi literasi keuangan sederhana, serta penguatan peran perempuan dalam menopang ekonomi rumah tangga.
Melinda menyatakan ke depan TP PKK akan memperkuat kapasitas kader, mereplikasi praktik baik, serta membangun sinergi berkelanjutan dengan Dinas KB dan organisasi perangkat daerah terkait.
Integrasi program dalam perencanaan pembangunan daerah juga menjadi fokus agar intervensi lebih terarah dan berkelanjutan.
“Pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang untuk mewujudkan Kota Makassar yang unggul dan berdaya saing,” ujar Melinda. (*)
BANGGA KENCANA - Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (3/3/2026). Melinda memaparkan sejumlah program PKK Kota Makassar. (dok pemkot makassar)







-300x169.webp)
