MAKASSAR, UNHAS.TV - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 melalui apel siaga Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Senin (20/4/2026).
Embarkasi Makassar tahun ini dijadwalkan melayani 16.750 calon jemaah haji yang berasal dari delapan provinsi di kawasan Indonesia Timur.
Apel kesiapan tersebut diikuti sekitar 138 petugas PPIH yang berasal dari berbagai instansi terkait. Kegiatan itu dipimpin Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Ikhsan Iskandar dan didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan Ikbal Ismail.
Apel siaga ini menjadi penanda dimulainya fase operasional pelayanan jemaah haji di embarkasi terbesar di kawasan timur Indonesia.
Ikbal Ismail mengatakan seluruh layanan di Embarkasi Makassar telah siap sepenuhnya untuk menerima kedatangan jemaah.
Menurut dia, kesiapan tersebut tidak hanya mencakup aspek teknis keberangkatan, tetapi juga sistem pelayanan terpadu yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
“Sampai saat ini sudah siap 100 persen. Apel siaga ini menjadi bukti bahwa seluruh stakeholder yang tergabung dalam PPIH Embarkasi Makassar siap melayani tamu-tamu Allah,” kata Ikbal seusai apel.
Embarkasi Makassar akan melayani jemaah yang tergabung dalam 43 kelompok terbang (kloter). Para jemaah berasal dari delapan provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
Seluruh proses pemberangkatan dijadwalkan berlangsung selama 30 hari. Jemaah kloter pertama dijadwalkan tiba di Asrama Haji Sudiang pada Selasa (21/4/2026) pukul 08.00 Wita.
Mereka kemudian akan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Rabu (22/4/2026) pukul 03.20 Wita. Kloter kedua akan diterima pada hari yang sama pukul 11.00 Wita dan dijadwalkan berangkat pukul 07.00 Wita.
Tahun ini, menurut Ikbal, terdapat sejumlah perubahan dalam sistem pelayanan haji yang diharapkan dapat mempermudah jemaah.
Salah satunya adalah pembagian kartu Nusuk—identitas digital yang digunakan jemaah untuk mengakses berbagai layanan ibadah di Arab Saudi—yang kini dilakukan langsung di embarkasi.
“Pada tahun lalu pembagian kartu Nusuk dilakukan di Makkah. Tahun ini pihak syarikah datang langsung ke seluruh embarkasi di Indonesia untuk membagikan kartu tersebut kepada jemaah.
"Ini akan sangat memudahkan jemaah ketika melaksanakan umrah wajib maupun saat memasuki kawasan Haram dan Arafah,” ujarnya.
Pemeriksaan Imigrasi di Makassar
Selain itu, sistem pemeriksaan imigrasi Arab Saudi juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya proses pemeriksaan paspor dan identitas jemaah dilakukan di Bandara Jeddah atau Madinah, kini petugas imigrasi Saudi datang langsung ke Bandara Sultan Hasanuddin melalui program Makkah Route.
Dengan sistem ini, seluruh proses pemeriksaan dokumen jemaah dilakukan sebelum keberangkatan dari Indonesia sehingga jemaah dapat langsung melanjutkan perjalanan ke hotel setibanya di Arab Saudi.
Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Ikhsan Iskandar menegaskan bahwa apel kesiapan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh petugas bekerja secara profesional dan terkoordinasi dalam melayani jemaah.
“Ini adalah upaya mempersiapkan diri secara matang dan kolaboratif. Kementerian Haji dan Umrah sebagai leading sector bekerja bersama seluruh stakeholder yang terlibat dalam operasional Embarkasi Makassar,” kata Ikhsan.
Ia juga mengingatkan para petugas agar menjaga integritas, kekompakan, dan kesabaran dalam menghadapi jemaah yang berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang berbeda.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi perhatian pada pengawasan makanan yang dibawa jemaah dari kampung halaman.
Banyak jemaah, kata Ikhsan, membawa bekal makanan khas daerah seperti burasa atau ketupat yang berpotensi basi jika tidak diperhatikan dengan baik selama perjalanan.
“Kita harus mengantisipasi makanan yang dibawa jemaah dari daerah agar tidak basi atau kadaluarsa. Pengawasan perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan jemaah selama berada di embarkasi,” ujarnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Embarkasi Makassar optimistis dapat memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh calon jemaah haji yang akan berangkat menuju Tanah Suci tahun ini.
(Muh Nur Alim /Unhas TV)
APEL SIAGA - Kepala Kanwil Haji dan Umrah Sulsel Iqbal Ismail memimpin apel siaga Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Senin (20/4/2026). (Unhas TV/Muh Nur Alim)
-300x181.webp)
-300x169.webp)





