UNHAS.TV - Beredar kabar di sejumlah media dan wartawan terkait penangkapan dan penahanan sejumlah perwira tinggi Kepolisian RI (Polri) di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (2/10/2026) sore.
Kadivhumas Polri Irjen Polisi Johnny Eddizon Isir menyatakan telah mendengar kabar itu, namun saat ditemui media di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026), ia tidak banyak menjelaskan.
"Nanti ada saatnya ya. Tidak lama lagi. Oke? Sekian. Makasi ya," ujar Johnny Eddizon Isir lalu bersama dengan pejabat Polri meninggalkan tempat itu.
Dikabarkan personel Brimob mendatangi Mabes Polri pada Senin sore hingga malam dan diduga terkait isu penangkapan para jenderal tersebut. Isu yang beredar, penahanan ini terkait dugaan penyadapan komunikasi Presiden Prabowo Subianto.
Pada awal November 2024, Presiden Prabowo mengingatkan para menterinya untuk tidak membahas hal-hal penting melalui sambungan telepon karena berpotensi disadap. Prabowo menyarakankan agar pembicaraan itu dilakukan secara tatap muka.
Penegasan Prabowo itu disampaikan pada sidang kabinet paripurna sebelum melakukan perjalanan dinas ke sejumlah negara mulai 8 November hingga 25 November 2024. (*)
POLRI - Kadivhumas Polri Irjen Polisi Johnny Eddizon Isir. Foto: Humas Polri








