Sport

Casemiro–Fernandes Bawa United Hancurkan Villa, Tiket Liga Champions Kian Dekat



CETAK GOL - Penyerang MU Matheus Cunha kembali mencetak gol untuk Red Devils saat mengalahkan Aston Villa 3-1, Minggu (15/3/2026). (The Sun / Getty)


Gol itu lahir saat pertandingan sempat berubah arah. Setelah unggul lewat Casemiro, United justru menurunkan intensitas. Villa yang datang ke Old Trafford setelah bertanding di Lille tiga hari sebelumnya mulai menemukan momentumnya.

Unai Emery memasukkan Leon Bailey dan Tammy Abraham untuk menambah tekanan. Sebelumnya, kiper Senne Lammens sudah harus bekerja keras menepis peluang dekat dari Amadou Onana.

Tekanan Villa akhirnya berbuah pada menit ke-64. Ross Barkley menyambar bola liar ke sudut kiri gawang setelah Luke Shaw gagal melakukan sapuan sempurna.

VAR sempat memeriksa kemungkinan Onana mengganggu pandangan Lammens atau menyentuh bola lebih dulu, tetapi tayangan ulang membebaskan Villa dari pelanggaran apa pun. Gol itu sah, dan pertandingan kembali terbuka.

Sebelum gol-gol di babak kedua, United sebenarnya sudah menunjukkan ancaman sejak awal. Shaw mengirim umpan silang pada menit ketiga yang seharusnya dapat dimaksimalkan penyerang tengah.

Pada menit ke-17, Cunha melepaskan umpan silang berbahaya yang gagal dijangkau Amad Diallo. Dalot juga mengirim satu umpan silang keras dari sisi kanan, sementara Amad sempat menanduk bola hasil knock-back Harry Maguire, tetapi Martinez sigap menepisnya.

Villa sendiri bukan tanpa peluang. Pada menit ke-43, Morgan Rogers nyaris lolos di kotak penalti saat berhadapan dengan Leny Yoro.

Dalam pertemuan sebelumnya, Rogers dua kali diberi ruang tembak dan dua kali mencetak gol. Kali ini, Yoro tidak mengulang kesalahan yang sama. Ia melakukan tekel bersih untuk memutus serangan pada momen krusial.

Di babak kedua, selain gol Casemiro dan Cunha, United sempat memperoleh dorongan dari Kobbie Mainoo dan Bryan Mbeumo.

Mainoo mengirim umpan silang lain yang tak tersentuh rekan setim, sedangkan Mbeumo akhirnya memberi kontribusi melalui tembakan keras yang memaksa Martinez menepis bola keluar lapangan.

Menjelang akhir laga, Carrick memasukkan Sesko. Keputusan itu terbayar. Penyerang tersebut mencetak gol ketiga United lewat tembakan yang berubah arah akibat defleksi.

Itu memastikan laga berakhir untuk tuan rumah sekaligus menutup sore yang penuh tekanan menjadi kemenangan meyakinkan.

Di tribune Stretford End, para pendukung United kemudian menyanyikan seruan agar Casemiro bertahan satu musim lagi.

Gelandang berusia 34 tahun itu, yang sempat disebut sebagai bagian dari “warisan” era lama oleh pemilik Ineos Sir Jim Ratcliffe, justru kembali menunjukkan nilai pentingnya.

Empat musimnya di Old Trafford kini tampak akan dibingkai oleh dua musim terbaik: saat membantu United kembali memburu panggung Liga Champions.

Dengan kemenangan ini, United bukan hanya mengamankan tiga poin. Mereka mengirim pesan bahwa dalam perebutan tiket Eropa, kendali kini ada di tangan mereka sendiri. (*)