News

Departemen K3 FKM Unhas Gelar Pelatihan Enumerator di Selayar, Dukung Riset Kesehatan Kerja Nelayan

undefined

SELAYAR, UNHAS.TV – Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), menggelar Pelatihan Enumerator dan Penyamaan Persepsi pada 24–25 Oktober 2026 di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan penelitian bertajuk “Penentuan Indeks Kejadian Stres Kerja pada Nelayan Tradisional dan Nelayan Penyelam: Studi Komparatif Tahun 2026”.

Penelitian ini diketuai oleh Awaluddin, S.KM., M.Kes., dengan Prof. Dr. Atjo Wahyu, S.KM., M.Kes. sebagai koordinator kegiatan. Turut hadir sejumlah akademisi Departemen K3 FKM Unhas, yakni Dr. dr. Masyitha Muis, MS., dr. M. Furqaan Naiem, M.Sc., Ph.D., dan Dr. Ria Rezeki Sudarmin, S.KM., M.Kes.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas enumerator dalam melakukan pengumpulan data secara sistematis, objektif, dan sesuai standar penelitian ilmiah.

Melalui penyamaan persepsi, para enumerator dibekali pemahaman mengenai instrumen penelitian, teknik wawancara, serta prosedur pengumpulan data untuk memastikan kualitas dan keakuratan informasi yang diperoleh dari responden.



Riset ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kesehatan dan keselamatan kerja yang dihadapi nelayan tradisional dan nelayan penyelam, mulai dari paparan lingkungan laut yang ekstrem, beban kerja fisik, hingga tekanan psikososial yang berpotensi menimbulkan stres kerja.

Penelitian diharapkan mampu mengidentifikasi faktor risiko dominan serta menghasilkan indeks stres kerja sebagai dasar pengembangan strategi pencegahan, deteksi dini, dan intervensi kesehatan kerja berbasis bukti bagi masyarakat nelayan.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Departemen K3 FKM Unhas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan kesehatan fisik dan mental pekerja, serta SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja bagi nelayan sebagai kelompok pekerja sektor informal.

Penelitian ini juga memiliki keterkaitan dengan SDG 14 (Life Below Water) melalui kontribusinya terhadap penguatan kesejahteraan dan keberlanjutan penghidupan masyarakat pesisir.

Melalui penelitian ini, Departemen K3 FKM Unhas berharap dapat menghasilkan rekomendasi ilmiah yang bermanfaat bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan perlindungan kesehatan kerja nelayan.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata peran Universitas Hasanuddin dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung terwujudnya masyarakat pesisir yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.(*)