LONDON, UNHAS.TV - Chelsea meraih kemenangan tipis namun krusial atas Pafos dengan skor 1-0 di Stamford Bridge, Kamis (22/1/2026) dini hari.
Gol Moises Caicedo menjadi penentu hasil yang menjaga peluang The Blues finis di delapan besar fase liga Liga Champions dan mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar.
Bagi pelatih anyar Liam Rosenior, laga ini bukan tentang kemegahan Eropa, melainkan soal hasil. Ini adalah penampilan pertamanya di Liga Champions bersama Chelsea, dan kemenangan—betapapun tanpa kilau—menjadi kebutuhan utama.
Sorak-sorai di akhir laga terdengar lebih lantang ketimbang kualitas permainan yang disajikan sepanjang 90 menit.
Chelsea datang dengan sejarah besar di kompetisi ini—juara pada 2012 dan 2021—dua momen yang sama-sama terjadi setelah pergantian pelatih di tengah musim.
Namun, berdasarkan performa melawan wakil Siprus itu, jalan menuju kejayaan Eropa masih terasa jauh bagi Rosenior dan timnya yang belum sepenuhnya matang.
Rosenior kini telah melewati empat pertandingan di empat kompetisi berbeda, tetapi Stamford Bridge belum benar-benar dibuat terkesima.
Minimnya waktu latihan menjadi alasan, namun tantangan sesungguhnya menanti pekan depan di Naples, ketika Chelsea akan bertemu Antonio Conte—pelatih yang paham betul arti sukses bersama klub London Barat itu.
Pafos pun membawa potongan-potongan masa lalu Chelsea. David Luiz, juara Liga Champions 2012 dan kampiun Liga Inggris 2017, duduk di bangku cadangan karena cedera.
Di susunan starter, ada Mislav Orsic—pemain yang mencetak gol kemenangan Dinamo Zagreb pada laga terakhir Thomas Tuchel sebelum dipecat, pemecatan pertama di era kepemilikan baru Chelsea.

Statistik pertandingan Chelsea vs Pafos. (the sun)
Rosenior sendiri menjadi pelatih permanen kelima Chelsea dalam kurun kurang dari empat tahun kepemilikan.
Debutnya di Liga Champions terasa lebih mirip laga Conference League ketimbang malam besar Eropa. Jika musim lalu Chelsea menyingkirkan lawan-lawan kecil dengan mudah, babak pertama kali ini justru berjalan berat.
Chelsea sempat menjebol gawang Pafos, namun gol Enzo Fernandez dianulir karena pelanggaran terhadap Derrick Luckassen sebelum sundulan dilepaskan.
Caicedo dua kali menguji refleks Jay Gorter dengan tembakan keras, sementara Jorrel Hato juga digagalkan kiper Pafos di masa injury time babak pertama. Dominasi ada, kualitas belum menyusul.
Satu-satunya ancaman berarti Pafos hadir lewat sepakan Jaja yang berbelok dan membentur tiang setelah mengenai Reece James.
Selebihnya, Chelsea menguasai permainan tanpa mampu memecah kebuntuan. Untuk kali ketiga dalam empat laga awal Rosenior, Cole Palmer absen karena paha yang bermasalah. Tanpa kreativitasnya, Chelsea kesulitan menembus garis pertahanan rendah Pafos.
Sorakan di jeda babak menggema saat Estevao Willian bersiap masuk. Remaja itu langsung memberi dampak, melepaskan voli ke tiang dekat yang ditepis Gorter dan membakar atmosfer di tribun The Shed.
Namun peluang bersih tetap langka. Pedro Neto melepaskan tembakan jarak jauh yang mudah diamankan, sementara upaya Estevao dan Alejandro Garnacho kerap kandas oleh blok pemain bertahan.
Liam Delap yang tak terlihat sepanjang laga ditarik keluar 20 menit jelang usai, digantikan Joao Pedro. Kebuntuan akhirnya pecah lewat situasi bola mati dan kesalahan sendiri kubu tamu.
Umpan sepak pojok Neto ke tiang dekat dibelokkan Nany Dimata ke tengah kotak enam yard. Caicedo, yang musim ini telah mencetak gol-gol spektakuler, kali ini cukup menyundul dari jarak dekat.
Gol itu disambut selebrasi Rosenior, tak seledak pelatih set-piece Bernardo Cueva, namun cukup untuk memastikan tiga poin.
Malam yang jauh dari menghibur, tetapi bisa menjadi titik penting. Chelsea menembus delapan besar sementara, menjaga peluang menghindari play-off dan sedikit meringankan jadwal padat yang menanti. (*)
Gelandang Chelsea Moises Caicedo merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Pafos dalam laga pekan 7 Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (22/1/2026). (the sun)




-300x184.webp)



