Breaking News
News

IKAFE Unhas Investasikan Rp10 Miliar ke Hadin Holding, Dimulai dari Pengembangan Jagung

MAKASSAR, UNHAS.TV – Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (IKAFE Unhas) menyatakan komitmennya untuk berinvestasi di PT Hadin Metavisi Akademika (HMA), holding perusahaan Universitas Hasanuddin.

Total investasi yang disiapkan mencapai Rp10 miliar dan akan direalisasikan secara bertahap.

Direktur Utama PT Hadin Metavisi Akademika, Rusdi Mardan, menyambut baik komitmen tersebut. Menurutnya, masuknya investasi dari IKAFE menjadi langkah penting dalam membangun Hadin sebagai perusahaan yang tidak hanya dimiliki universitas, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi seluruh alumni.

"Kami ingin Hadin bukan hanya menjadi milik kampus, tetapi juga menjadi milik alumni. Karena itu kami membuka diri bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi dalam membangun ekosistem bisnis Universitas Hasanuddin," kata Rusdi di Makassar, Senin (20/7/2026).

Ia menilai investasi dari IKAFE sejalan dengan agenda penyehatan keuangan sekaligus pengembangan bisnis berbasis riset yang tengah dijalankan Hadin.

"Saya melihat ini sebagai langkah yang sangat positif. Unhas memiliki rekam jejak yang baik dalam hilirisasi produk pertanian. Hari ini kita memulai dari jagung, tetapi ke depan akan semakin banyak hasil riset Unhas yang masuk ke pasar," ujarnya.

Rusdi juga optimistis proyek tersebut memiliki prospek yang kuat karena didukung kepastian pasar.

"Kalau ada investor yang ingin bergabung, pasarnya sudah sangat jelas. Komitmen potential buyer juga kuat. Kami berharap langkah IKAFE dapat menginspirasi ikatan alumni fakultas lainnya untuk ikut berinvestasi dan membangun bisnis bersama," tambahnya.

Sementara itu, Ketua IKAFE Unhas Hendra Noor Saleh mengatakan, investasi yang digelontorkan IKAFE bertujuan untuk memotivasi semua ikatan alumni lain agar ikut membesarkan ekosistem bisnis Universitas Hasanuddin.

"Kami ingin memulai langkah ini. Sebab kami ingin organisasi alumni turut aktif membesarkan kampus. Dengan kapasitas, pengalaman, dan jaringan, kami yakin banyak pihak yang siap untuk menumbuhkan bisnis kampus," kata pria yang kini menabat sebagai Komisaris Utama PT Hadin Media Nusantara, yang membawahi Unhas TV dan Unhas Press.

Menurut pengurus IKAFE, Arief Prabowo, pada tahap awal IKAFE akan menggelontorkan investasi sebesar Rp2 miliar. Dana tersebut akan difokuskan untuk pengembangan budidaya jagung JJ di sejumlah lokasi.

"Investasi ini dilakukan secara bertahap. Tahap pertama kami menyiapkan Rp2 miliar untuk pengembangan jagung JJ di beberapa lokasi. Jika tahap awal berjalan baik dan memberikan hasil sesuai target, maka investasi akan kami lanjutkan hingga mencapai Rp10 miliar," katanya.

Menurut Arief, pelaksanaan investasi tersebut turut didukung oleh salah satu bank yang berperan sebagai penjamin, sehingga diharapkan mampu memberikan kepastian pembiayaan sekaligus memperkuat tata kelola investasi.

Arief menjelaskan, investasi itu diarahkan untuk mengembangkan produk berbasis jagung melalui PT Hadin Metavisi Akademika. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi antara alumni dan universitas dalam membangun usaha yang produktif, berkelanjutan, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, IKAFE Unhas bersama PT Hadin Metavisi Akademika akan menggelar panen raya yang direncanakan menghadirkan Menteri Pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian berbasis kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha.

PT Hadin Metavisi Akademika merupakan holding bisnis yang dibentuk Universitas Hasanuddin untuk mengelola dan mengembangkan berbagai unit usaha strategis secara profesional.

Perusahaan ini menjadi bagian dari upaya hilirisasi hasil riset, optimalisasi aset universitas, serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan jejaring alumni.