Nasional

Ini Profil Dwi Hartono, Mahasiswa Pascasarjana UGM yang Diduga Dalangi Penculikan Kacab BRI

YOGYAKARTA, UNHAS.TV - Kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank BRI Cempaka Putih, Muhammad Ilham Pradipta (37 tahun), terus menjadi sorotan publik. 

Peristiwa tragis ini terjadi pada 20 Agustus 2025, ketika Ilham diculik di parkiran sebuah supermarket di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Jasadnya ditemukan keesokan harinya di sebuah sawah di Desa Nagasari, Bekasi, Jawa Barat, dengan tangan dan kaki terikat lakban serta mata tertutup. 

Polisi telah menangkap 15 orang terkait kasus ini, termasuk empat pelaku eksekutor dan empat aktor intelektual atau dalang utama. Salah satu nama yang paling mencolok adalah Dwi Hartono (DH), seorang pengusaha dan motivator asal Jambi yang diduga menjadi otak di balik kejahatan ini.

Penangkapannya di Solo, Jawa Tengah, pada 23 Agustus 2025, mengejutkan banyak pihak karena citra DH selama ini sebagai sosok dermawan dan sukses.

Data Diri dan Latar Belakang Dwi Hartono

Dwi Hartono lahir di Lahat, Sumatera Selatan, pada 6 Oktober 1985, sehingga usianya kini 39 tahun. Ia tumbuh besar di Desa Tirta Kencana Unit 6, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. 

Keluarganya berasal dari Pemalang, Jawa Tengah, di mana ayahnya dikenal sebagai pemilik swalayan dan pengusaha perkebunan karet. DH menempuh pendidikan dasar hingga menengah di daerah asalnya sebelum merantau ke Jawa pada usia 26 tahun untuk mengembangkan karier.

Sejak masih kuliah pada 2006, DH mulai merintis usaha kecil-kecilan, seperti warung internet (warnet), persewaan PlayStation 2, kafe, dan warteg. Bisnisnya berkembang pesat hingga 2012, tetapi tiba-tiba bangkrut dan membuatnya terlilit utang miliaran rupiah. 

Namun, DH bangkit dengan beralih ke sektor properti, di mana ia berhasil membeli aset senilai Rp5 miliar. Saat ini, ia bertempat tinggal di rumah mewah di Jalan San Fransisco Blok Q1 Nomor 8-9, Kompleks Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Rumah tersebut juga menjadi kantor pusat perusahaannya.

DH menikah dengan Andreana Wulandari dan memiliki tiga anak. Pasangan ini sering membagikan momen liburan ke luar negeri di media sosial, termasuk foto-foto glamor yang menunjukkan gaya hidup mewah. 

Andreana diduga kabur pada 23 Agustus 2025, tepat setelah penangkapan suaminya, dan kini statusnya menjadi perhatian polisi. DH sendiri aktif di media sosial dengan akun Instagram @klanhartono (37.000 pengikut) dan YouTube Klan Hartono (169.000 subscriber, 128 video dengan 4,9 juta views).




>> Baca Selanjutnya