Tahukah Kamu?

Inovasi Ramah Lingkungan: Limbah Cangkang Telur sebagai Sumber Kalsium untuk Sapi Perah


Dosen Fakultas Peternakan Unhas Dr Agr Ir Renny Fatmyah Utamy SPt MAgr IPM. (dok unhas.tv)

Dalam penelitian yang dilakukan Renny Fatmyah Utamy di laboratorium Unhas, sapi perah yang diberi tambahan tepung cangkang telur dalam pakan menunjukkan peningkatan produksi susu dari 10 liter menjadi 12-13 liter per ekor per hari.

Selain itu, hasil uji hematologi dan biokimia menunjukkan bahwa tidak ada dampak negatif terhadap kesehatan ternak, membuktikan bahwa cangkang telur merupakan sumber kalsium yang aman dan efektif.

“Pemberian pakan ini tidak hanya meningkatkan volume susu, tetapi juga memperbaiki kualitasnya. Kadar lemak dan protein dalam susu lebih stabil, sehingga memberikan manfaat lebih besar bagi industri susu nasional,” ujar Renny.

Lebih lanjut, Renny mengungkapkan salah satu tantangan utama dalam industri peternakan adalah tingginya ketergantungan terhadap pakan impor.

Dengan memanfaatkan limbah lokal seperti cangkang telur, peternak dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan keberlanjutan usaha mereka.

Upaya ini juga mendukung praktik peternakan ramah lingkungan, di mana limbah yang sebelumnya terbuang kini memiliki nilai tambah yang signifikan.

Keberhasilan penelitian ini telah menarik perhatian akademisi dan industri peternakan. Renny berharap agar inovasi ini dapat diadopsi secara luas dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pelaku industri, untuk meningkatkan kesejahteraan peternak serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Dengan potensi besar yang dimilikinya, pemanfaatan cangkang telur sebagai sumber kalsium bagi sapi perah diharapkan dapat menjadi model bagi praktik peternakan berkelanjutan di Indonesia. Sebuah langkah kecil dari limbah, tetapi dengan dampak besar bagi industri peternakan dan lingkungan. (*)