UNHAS.TV - Indeks Nasdaq dan S&P 500 di New York kembali relatif stabil setelah mengalami sell-off besar-besaran pada saham teknologi sehari sebelumnya. Kepanikan pasar ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap perkembangan program kecerdasan buatan (AI) DeepSeek, perusahaan asal Tiongkok, yang mampu dikembangkan dengan modal jauh lebih kecil dibandingkan raksasa teknologi di Amerika Serikat. DeepSeek menarik perhatian karena inovasinya yang efisien, menimbulkan spekulasi mengenai persaingan global di sektor AI dan potensi dampaknya terhadap dominasi perusahaan teknologi AS. Kini, investor mulai mencermati bagaimana respons pasar dan kebijakan yang mungkin diambil untuk menghadapi kompetisi AI yang semakin ketat. Selengkapnya, laporan dari tim VOA di New York.
Internasional
Saintek
Video: DeepSeek Tiongkok Mengusik Demam AI di Wall Street New York
Baca Artikel Terkait :
Internasional
Penutupan Selat Hormuz Sebuah Pilihan Strategi Iran Menghadapi Israel,Amerika dan Sekutu lainnya
by Supratman
15 Juni, 2025
Internasional
Penculikan Maduro dan Pesan Trump kepada Negara-Negara Asia Barat:Iran
by Supratman
04 Januari, 2026
Internasional
Kunjungan Perdana Prabowo ke Jepang Disambut Hangat Diaspora Indonesia
by Arif Fuddin Usman
30 Maret, 2026
Internasional
Donald Trump ke Raja Charles: Ibuku Pernah Menaruh Hati Kepadamu
by Amir Pallawa Rukka
29 April, 2026
Baca Artikel Saintek Lainnya :
Nasional
Presiden Prabowo Subianto Terima Penghargaan "Grand Cross of the Order of the Sun of Peru"
by Amir Pallawa Rukka
15 November, 2024
Sport
Mahasiswa Unhas Tambah Perolehan Perak Sulsel di PON XXI Aceh-Sumut 2024
by Amir Pallawa Rukka
11 September, 2024








