UNHAS.TV - Indeks Nasdaq dan S&P 500 di New York kembali relatif stabil setelah mengalami sell-off besar-besaran pada saham teknologi sehari sebelumnya. Kepanikan pasar ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap perkembangan program kecerdasan buatan (AI) DeepSeek, perusahaan asal Tiongkok, yang mampu dikembangkan dengan modal jauh lebih kecil dibandingkan raksasa teknologi di Amerika Serikat. DeepSeek menarik perhatian karena inovasinya yang efisien, menimbulkan spekulasi mengenai persaingan global di sektor AI dan potensi dampaknya terhadap dominasi perusahaan teknologi AS. Kini, investor mulai mencermati bagaimana respons pasar dan kebijakan yang mungkin diambil untuk menghadapi kompetisi AI yang semakin ketat. Selengkapnya, laporan dari tim VOA di New York.
Internasional
Saintek
Video: DeepSeek Tiongkok Mengusik Demam AI di Wall Street New York
Baca Artikel Terkait :
Internasional
Israel Terima Jenazah Tawanan, Identifikasi Segera Dilakukan
by Amir Pallawa Rukka
18 Oktober, 2025
Internasional
Denmark Hentikan Layanan Pengiriman Surat Fisik, Pertama di Eropa
by Amir Pallawa Rukka
31 Desember, 2025
Internasional
Kepanikan Ekonomi Makin Terlihat di AS, Gedung Putih Munculkan Narasi Andalannya
by Amir Pallawa Rukka
09 Maret, 2026
Internasional
Tuduhan Besar Moskow terhadap Washington dan London di Suriah
by Supratman
29 Desember, 2024
Baca Artikel Saintek Lainnya :
Internasional
Lonjakan 66 Persen Ekspor Iran ke Afrika: Reposisi Strategi Ekonomi di Tengah Tekanan Sanksi Global
by Supratman
14 Februari, 2026
Pendidikan
Inilah Nomor Urut Bakal Calon Rektor Unhas Hasil Pengundian
by Amir Pallawa Rukka
01 Oktober, 2025




-300x169.webp)

-300x169.webp)

