
Mo Salah kembali mencetak gol untuk Liverpool atas Qarabag- Credit Reuters
Liverpool semakin menjauh di babak kedua. Mohamed Salah, yang tampil dalam laga Liga Champions ke-80 bersama Liverpool, mencetak gol ketiga pada menit ke-50.
Tendangan kaki kirinya melengkung indah ke sudut gawang setelah memanfaatkan situasi bola mati.
Gol itu menandai kembalinya Salah ke performa terbaiknya setelah sempat bersitegang dengan Slot sebelum berangkat ke Piala Afrika.
Salah sebelumnya mengungkapkan kekecewaannya karena merasa “dikorbankan” setelah sempat dicadangkan. Namun hubungan keduanya tampak membaik.
Di laga ini, Salah tampil bebas dan efektif, mengingatkan publik Anfield pada perannya sebagai figur sentral serangan Liverpool dalam beberapa musim terakhir.
Pesta gol berlanjut. Hugo Ekitike mencetak gol keempat sebelum Mac Allister kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk gol kelima.
Gelandang Argentina itu sebelumnya mengalami paceklik gol cukup panjang, dan dua gol ini menjadi pelepas tekanan bagi dirinya.
Liverpool menutup laga dengan gol keenam pada menit ke-90 lewat Federico Chiesa. Gol tersebut melengkapi kemenangan besar yang disambut sorak sorai Anfield. Di sisi lapangan, Slot terlihat jauh lebih rileks dibandingkan sebelum laga dimulai.
Hasil ini memastikan Liverpool finis di delapan besar dan berhak memainkan leg kedua babak 16 besar di kandang. Namun tantangan berat menanti.
Berdasarkan skema undian, Liverpool berpotensi menghadapi lawan lama seperti Atletico Madrid, yang pernah menyingkirkan mereka di fase yang sama. Alternatif lain adalah Juventus, Club Brugge, atau Galatasaray.
Bagi Slot, kemenangan ini bukan sekadar tiket ke fase gugur. Ini adalah pengingat bahwa Liverpool masih memiliki daya ledak di level tertinggi Eropa—sebuah modal penting di tengah musim yang belum sepenuhnya bersahabat. (*)








