Sport

Luis Diaz Patahkan Perlawanan Real Madrid, Bayern Melaju ke Semifinal

Luiz Dias mencetak gol untuk Bayern Munich saat mengalahkan Real Madrid, Kamis (16/4/2025). (The Sun/Getty)

MUNICH, UNHAS.TV - Bayern Munich menundukkan Real Madrid 4-3 dalam laga penuh gejolak di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dinihari dan memastikan langkah ke semifinal setelah gol telat Luis Diaz diikuti sepakan melengkung Michael Olise pada ujung laga.

Pertandingan ini menghadirkan hampir semua unsur yang membuat sepak bola tetap hidup, dari kesalahan elementer, gol jarak jauh, kartu merah, hingga ketegangan pada peluit akhir.

Real sempat membuka laga dengan cara yang nyaris tak masuk akal. Baru 35 detik pertandingan berjalan, Arda Guler mencuri bola dari distribusi buruk kiper Bayern Manuel Neuer, lalu melepaskan tembakan melengkung dari sekitar 40 yard.

Bola meluncur masuk dan membungkam publik tuan rumah. Kesalahan Neuer itu menjadi titik mula dari malam yang jauh dari tenang bagi kedua tim.

Keunggulan Madrid tak bertahan lama. Bayern membalas melalui sundulan Aleksandar Pavlovic setelah kiper pelapis Madrid, Andriy Lunin, gagal mengantisipasi sepak pojok yang melengkung ke area berbahaya.

Lunin terlihat goyah sepanjang laga, terutama saat menghadapi bola mati. Di momen itu, lini belakang Madrid kehilangan koordinasi, dan Pavlovic memanfaatkannya tanpa kesulitan.

Tempo laga terus meninggi. Madrid kembali memimpin ketika Guler mencetak gol keduanya, kali ini lewat tendangan bebas kaki kiri yang menghujam sudut atas gawang Neuer.

Eksekusi itu datang di saat publik sempat menduga Trent Alexander-Arnold, yang juga tampil menonjol, akan mengambil bola mati tersebut. Namun Guler memilih mengambil alih, dan keputusan itu berbuah gol.

Bayern merespons lewat Harry Kane. Penyerang Inggris itu mencatat gol ke-50 musim ini untuk klubnya setelah menerima umpan Dayot Upamecano pada menit ke-38.

Kane menyelesaikan peluang itu dengan tenang, mengarahkan bola ke sudut gawang tanpa memberi ruang bagi Lunin untuk bereaksi. Jika ditotal dengan lima golnya untuk tim nasional Inggris, Kane kini sudah mengoleksi 55 gol sepanjang musim.

Namun Kane juga terlibat dalam gol berikutnya untuk Madrid. Menjelang turun minum, ia gagal mengontrol bola atas, yang kemudian direbut Jude Bellingham. Gelandang Inggris itu segera mengalirkannya ke Vinicius Junior di sisi kiri.



Statistik Pertandingan Bayern Munich vs Real Madrid. (The Sun)


Vinicius menusuk ke dalam dan mengirim umpan matang yang disambar Kylian Mbappe. Penyerang Prancis itu tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mencetak gol ke-40 musim ini, dengan 15 di antaranya lahir di Liga Champions.

Gol Mbappe menjaga Madrid tetap hidup dalam pertandingan dan mempertahankan tekanan pada Bayern. Di fase ini, laga tampak terbuka ke segala arah.

Bellingham aktif menghubungkan lini tengah dan depan Madrid, sementara Alexander-Arnold memberi variasi serangan Bayern dari sisi lapangan. Kedua pemain Inggris itu tampil menonjol di panggung besar, di tengah pertandingan yang berjalan nyaris tanpa jeda.

Titik balik datang dari Eduardo Camavinga. Gelandang Madrid yang masuk sebagai pemain pengganti menerima kartu kuning kedua setelah menjatuhkan Kane dalam situasi yang tidak perlu.

Ia lalu memperburuk keadaan dengan membawa pergi bola saat wasit meniup pelanggaran. Aksi itu membuat wasit mengusirnya dari lapangan. Madrid kehilangan kontrol. Bayern segera memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Luis Diaz menjadi tokoh utama pada fase akhir. Penyerang Bayern itu menyambar peluang dan melepaskan tembakan yang berbelok arah sebelum masuk ke gawang Madrid. Gol itu mengubah arah pertandingan dan memantik ledakan di tribun Allianz Arena.

Saat Madrid berusaha bangkit di sisa waktu, Bayern justru menambah luka lewat Olise. Dari ruang sempit di sisi kanan, ia melepaskan sepakan melengkung yang indah ke sudut jauh, mengunci kemenangan tuan rumah sekaligus memastikan jalan Bayern ke semifinal.

Laga belum sepenuhnya berakhir saat peluit akhir berbunyi. Para pemain Madrid mengerubungi wasit. Bellingham harus ditahan setelah meluapkan amarahnya kepada pengadil dan sejumlah rekan setim.

Guler, yang sebelumnya tampil cemerlang dengan dua gol, juga menerima kartu merah karena protes keras. Adegan itu menutup malam yang kacau bagi Madrid.

Bagi Bayern, kemenangan ini memberi lebih dari sekadar tiket semifinal. Mereka menunjukkan kemampuan untuk bangkit setelah tertinggal, memanfaatkan momen, dan menjaga ketenangan pada saat paling genting.

Bagi Madrid, pertandingan ini menjadi potret dua wajah mereka sekaligus. Tajam saat menyerang, tetapi rapuh ketika tekanan datang bertubi-tubi.

Di Allianz Arena, keberanian mereka sempat menyala. Namun pada akhirnya, Luis Diaz dan Michael Olise yang mematahkan hati Los Blancos. (*)