MANCHESTER, UNHAS.TV - Manchester City kembali menegaskan dominasinya atas Newcastle United. Bermain di Etihad Stadium, Kamis (5/2/2026) dini hari, City menang 3-1 pada leg kedua semifinal Piala Liga Inggris.
Hasil itu memastikan langkah tim asuhan Pep Guardiola ke partai final dengan agregat telak 5-1 dan memperpanjang catatan buruk Newcastle yang kini menelan kekalahan ke-12 beruntun di Etihad.
Kemenangan tersebut mengantar City ke Wembley untuk menghadapi Arsenal pada final bulan depan. Bagi City, Wembley nyaris seperti kandang kedua.
Sejak 2011, ini akan menjadi kunjungan ke-32 mereka ke stadion nasional Inggris itu. Konsistensi City menembus Wembley setidaknya sekali setiap musim kembali berlanjut.
Dua gol dari Omar Marmoush dan satu gol Tijjani Reijnders di babak pertama langsung mengunci laga.
City hanya membutuhkan 32 menit untuk memastikan bahwa keunggulan dua gol dari leg pertama tak akan terkejar. Newcastle, yang datang dengan defisit besar, gagal memberi perlawanan berarti.
City membuka skor pada menit-menit awal. Marmoush lolos di belakang lini pertahanan Newcastle sebelum dijatuhkan Dan Burn dalam upaya tekel terakhir.
Bola yang memantul justru kembali mengarah ke Marmoush dan melambung melewati kiper Aaron Ramsdale. Gol itu memberi City keunggulan dan semakin menekan mental tim tamu.
Newcastle sempat memiliki peluang untuk membalas. Joe Willock mendapat ruang tembak di kotak penalti, namun terlalu lama mengambil keputusan.
Kiper City, James Trafford, sigap menutup sudut dan menggagalkan peluang tersebut. Momen itu menjadi titik balik, karena City segera kembali mengendalikan permainan.
Tekanan City berbuah gol kedua. Setelah sebuah serangan cepat, bola sempat diblok di garis gawang oleh Kieran Trippier.
Marmoush Tunjukkan Ketajamannya
Namun bola jatuh tepat di kepala Marmoush, yang dengan mudah menanduk bola dari jarak dekat. Penyerang asal Mesir itu kembali menunjukkan ketajamannya saat menghadapi Newcastle, tim yang sebelumnya juga ia bobol dengan hat-trick di Etihad musim lalu.
Tiga menit berselang, City mencetak gol ketiga. Newcastle kembali terbuka saat Reijnders memulai serangan, bola sempat mengenai Semenyo sebelum kembali ke kaki gelandang asal Belanda itu.
Reijnders tanpa ragu menyelesaikan peluang dan membuat skor menjadi 3-0. Agregat berubah menjadi 5-0 dan laga praktis berakhir.
Babak pertama menjadi mimpi buruk bagi Newcastle. Selain tertinggal jauh, mereka juga kehilangan Anthony Gordon yang harus ditarik keluar karena cedera dan digantikan Harvey Barnes.
Newcastle sempat mendapat peluang melalui sundulan Sven Botman, namun Trafford kembali tampil gemilang dengan penyelamatan refleks.
Memasuki babak kedua, intensitas City menurun. Newcastle mencoba memanfaatkan situasi itu. Yoane Wissa, yang masuk sebagai pemain pengganti, lolos dari kawalan namun gagal memanfaatkan peluang emas setelah tembakannya melenceng jauh.
Newcastle akhirnya mencetak gol hiburan. Anthony Elanga, yang juga masuk dari bangku cadangan, memotong dari sisi kanan dan melepaskan tembakan melengkung ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau Trafford. Gol itu menjadi gol pertama Newcastle di Etihad dalam lebih dari tujuh tahun terakhir.
Newcastle hampir menambah gol kedua. Elanga kembali mendapat peluang setelah menerima umpan tarik dari Barnes, namun sepakannya melebar tipis.
Harapan akan kebangkitan, mengingatkan pada comeback legendaris Newcastle atas Arsenal 15 tahun lalu, tak pernah benar-benar terwujud.
City masih memiliki sejumlah peluang di sisa laga. Marmoush kembali mengancam, sementara Erling Haaland yang masuk sebagai pemain pengganti juga gagal memaksimalkan kesempatan. Namun keunggulan tiga gol sudah lebih dari cukup.
Peluit akhir disambut nyanyian “Wembley again” dari pendukung tuan rumah. City kembali melangkah ke panggung utama sepak bola Inggris, sementara Newcastle harus menelan kenyataan pahit: penantian panjang mereka atas trofi domestik kembali berakhir di Etihad, stadion yang terus menjadi mimpi buruk bagi klub asal Timur Laut Inggris itu. (*)
FINAL. Omar Marmoush bawa Manchester City unggul atas Newcastle dalam 7 menit pertama pada semifinal Carabao Cup di Etihad Stadium, Kamis (5/2/2026). City melaju ke final dan bertemu Arsenal. (the sun)








