Sport

MU Tetap Susun Rencana Tanpa Rashford di Tengah Ketidakpastian Masa Depannya di Barcelona

MASA DEPAN. Marcus Rashford saat bermain di bawah caretaker Michael Carrick di Manchester United. Masa depannya di MU tidak jelas, (the sun)

MANCHESTER, UNHAS.TV - Manchester United masih menyusun rencana jangka menengah dan panjang tanpa memasukkan nama Marcus Rashford, di tengah ketidakpastian masa depan penyerang Inggris itu bersama Barcelona.

Rashford saat ini menjalani masa peminjaman semusim penuh di klub raksasa Spanyol tersebut. Barca juga memiliki opsi pembelian senilai 26 juta pound sterling pada akhir musim.

Sumber-sumber internal klub menyebutkan, sejak awal United memang tidak berniat memanggil kembali Rashford pada bursa transfer musim dingin. Keputusan itu tetap dipertahankan meski Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih kepala baru.

Carrick sebelumnya bekerja cukup lama bersama Rashford, yakni selama tiga setengah tahun, saat menjabat pelatih tim utama dan manajer interim di Old Trafford.

Menurut sumber yang dekat dengan manajemen klub, Carrick sama sekali tidak mempertimbangkan opsi memulangkan Rashford.

Fokus Carrick disebut masih terbatas pada penyelesaian musim ini, seiring status kontraknya yang hanya berlaku hingga akhir kompetisi. Ia juga tidak terlibat dalam pembahasan strategis jangka panjang terkait komposisi skuad musim depan.

Di level manajemen, Direktur Utama Manchester United Omar Berrada bersama Direktur Olahraga Jason Wilcox masih menjalankan proses penentuan pelatih permanen berikutnya. Namun, situasi Rashford disebut tidak mengalami perubahan.

United tetap membuka kemungkinan berpisah secara permanen dengan sang pemain pada musim panas mendatang.

Rashford tidak lagi tampil bersama United sejak Desember 2024. Ia bahkan kehilangan nomor punggung 10 yang sebelumnya identik dengannya, setelah nomor tersebut diberikan kepada Matheus Cunha pada era kepelatihan Ruben Amorim.

Hubungan Rashford dengan Amorim dikabarkan memburuk sejak pramusim, ketika sang pelatih meminta Rashford dan beberapa pemain lain menjalani jadwal latihan terpisah dari skuad utama.

Pada akhir Juli 2025, Rashford akhirnya bergabung dengan Barcelona dengan status pinjaman.

Kepindahan itu terjadi setelah Barcelona gagal merekrut dua target utama mereka di sektor sayap, yakni Inaki Williams dan Luis Diaz. Rashford kemudian menjadi opsi alternatif yang dianggap paling realistis.

Meski sempat kesulitan menembus tim utama, Rashford mulai mendapat kepercayaan dalam beberapa pekan terakhir.

Penyerang berusia 28 tahun itu tercatat menjadi starter dalam dua laga terakhir Barcelona, setelah sebelumnya lima kali beruntun hanya menghuni bangku cadangan sepanjang Januari.

Sejauh ini, Rashford telah mencetak 10 gol dari 34 penampilan bersama juara bertahan Liga Spanyol tersebut.

Namun, masa depan Rashford di Camp Nou masih jauh dari kata pasti. Situasi politik internal klub turut memengaruhi. Presiden Barcelona saat ini, Joan Laporta, akan menghadapi pemilihan dalam waktu dekat. Jika Laporta kalah, posisi Rashford bisa ikut terancam.

Penantangnya, Victor Font, secara terbuka menyatakan keinginannya merombak struktur manajemen olahraga, termasuk mencopot direktur olahraga Deco—figur yang berperan besar mendatangkan Rashford ke Catalunya.

Sementara itu, di Old Trafford, kebutuhan akan penyerang sayap kiri diprediksi kembali muncul pada bursa transfer musim panas. United kekurangan opsi alami di sektor tersebut setelah kepergian Rashford dan penjualan Alejandro Garnacho.

Jadon Sancho, yang kini menjalani masa peminjaman ketiganya bersama Aston Villa, juga dipastikan akan dilepas ketika kontraknya berakhir pada akhir Juni.

Rashford sendiri masih terikat kontrak dengan Manchester United hingga 2028. Meski demikian, sumber klub menilai penjualan permanen pada musim panas tetap menjadi skenario paling mungkin, terlepas dari apakah Barcelona mengaktifkan opsi pembelian atau tidak. (*)