Makassar

Nobar Piala Dunia 2026, Unhas TV Rangkul Alumni dan Buka Peluang Kolaborasi

NOBAR - Unhas TV menggelar nonton bareng laga perempat final Piala Dunia 2026 di Warkop Azzahra, Jalan Mirah Seruni, Panakkukang, Makassar, Minggu (12/7/2026) pagi. (Dok Unhas TV)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Unhas TV menggelar nonton bareng (Nobar) dua pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 di Warkop Azzahra, Jalan Mirah Seruni, Panakkukang, Makassar, Minggu (12/7/2026) pagi.

Kegiatan yang mempertemukan alumni Universitas Hasanuddin (Unhas), sivitas akademika, pejabat, tokoh masyarakat, dan penggemar sepak bola itu dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun peluang kolaborasi.

Dua pertandingan yang disaksikan bersama adalah Inggris melawan Norwegia serta Argentina menghadapi Swiss. Sejak dini hari, peserta mulai memenuhi lokasi untuk mengikuti jalannya pertandingan melalui layar yang telah disiapkan penyelenggara.

Atmosfer pertandingan berlangsung semarak. Sorak-sorai peserta terdengar ketika kedua tim menciptakan peluang atau mencetak gol. Meski masing-masing peserta memiliki tim unggulan, kegiatan berlangsung tertib dan dalam suasana kekeluargaan.

Komisaris Utama Unhas TV, Hendra Noor Saleh, mengatakan kegiatan tersebut bermula dari dorongan sejumlah alumni yang menginginkan ruang berkumpul sambil menyaksikan pertandingan Piala Dunia.

Penyelenggara kemudian memilih dua laga perempat final yang berlangsung pada pagi hari sebagai momentum pertemuan.

Hendra mengaku tidak menduga jumlah peserta yang hadir cukup besar. Menurut dia, antusiasme itu menunjukkan adanya kebutuhan akan kegiatan yang dapat mempertemukan alumni dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi.

“Kami sangat terkejut karena begitu banyak alumni, mahasiswa, tokoh kampus, pejabat, dan masyarakat yang hadir,” kata Hendra di sela kegiatan.

Ia mengatakan nonton bareng bukan semata-mata kegiatan hiburan. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang komunikasi informal bagi alumni, sivitas akademika, dan mitra Unhas TV untuk bertukar gagasan serta memperluas jejaring.

Sejumlah alumni, kata Hendra, telah meminta Unhas TV kembali menggelar kegiatan serupa pada pertandingan semifinal dan final.

Penyelenggaraan berikutnya diharapkan dapat dibuat lebih besar dengan dukungan alumni, pelaku usaha, dan sponsor.

“Kami berharap ada dukungan dari alumni maupun dunia usaha agar kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan lebih baik,” ujarnya.

Peluang kerja sama juga muncul selama kegiatan. Direktur Utama SulawesiPos Sukriansyah S Latief menyampaikan harapan agar perusahaannya dapat berkolaborasi dengan Unhas TV seiring rencana peluncuran stasiun televisi baru pada bulan depan.

Kolaborasi tersebut dapat mencakup produksi program, pertukaran konten, pengembangan sumber daya manusia, serta penyelenggaraan kegiatan bersama.

Gagasan itu menjadi salah satu masukan dari alumni untuk memperkuat posisi Unhas TV sebagai media kampus yang terhubung dengan masyarakat dan industri penyiaran.

Salah seorang peserta, Dicky, mengapresiasi penyelenggaraan nonton bareng tersebut. Menurut dia, laga yang disaksikan berlangsung sengit dengan jual beli serangan dari kedua tim. Ia juga menilai kegiatan semacam ini mampu mempertemukan penggemar sepak bola dalam suasana yang positif.

Selain menikmati pertandingan, peserta menggunakan waktu jeda untuk berdiskusi, berbincang dengan alumni lintas angkatan, serta membahas kemungkinan kerja sama di bidang media dan kegiatan sosial.

Melalui kegiatan tersebut, Unhas TV berharap dapat terus menyediakan ruang silaturahmi yang terbuka bagi alumni dan masyarakat.

Penyelenggara juga berencana menjadikan momentum Piala Dunia 2026 sebagai sarana memperluas kolaborasi, memperkuat kebersamaan, serta mendekatkan Unhas TV dengan khalayak.

(Venny Septiani Semuel / Moh Resha Maharam / Unhas TV)