MAKASSAR, UNHAS.TV - Wisuda Universitas Hasanuddin (Unhas) Periode Oktober Tahun Akademik 2026/2027 menghadirkan kisah perjuangan di balik pencapaian akademik para lulusannya.
Salah satunya datang dari Andi Alif Raihan Analta, mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Unhas, yang berhasil meraih predikat lulusan terbaik tingkat universitas dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna 4,00.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Alif yang mampu menyelesaikan pendidikan sarjana dalam waktu tiga tahun, tiga pekan, dan tiga hari. Namun, di balik prestasi akademiknya, terdapat pengorbanan keluarga yang menjadi motivasi selama menempuh pendidikan.
Alif mengungkapkan bahwa sebelum memulai perkuliahan di Unhas, orang tuanya harus menjual salah satu perhiasan emas untuk membiayai proses pendaftaran dan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pertama.
Bagi Alif, keberhasilannya meraih predikat lulusan terbaik bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan juga bentuk penghargaan atas perjuangan kedua orang tuanya.
Ia mengaku masih mengingat pengorbanan keluarga ketika harus mempersiapkan biaya awal pendidikan di perguruan tinggi.
“Yang paling saya ingat, orang tua harus menjual salah satu perhiasan emasnya untuk saya bisa mendaftar dan juga membayar UKT pertama di Universitas Hasanuddin,” ungkap Alif dalam wawancara, Selasa (27/10/2026).
Pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi Alif untuk menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh. Ia bahkan memiliki keinginan untuk membalas pengorbanan orang tuanya dengan memberikan kembali lebih banyak daripada nilai perhiasan yang dahulu dijual.
“Dan itu saya punya mimpi untuk mengembalikan lebih banyak lagi dari jumlah gram emas yang ada pada saat saya masuk ke Unhas,” tuturnya.
Menurut Alif, keberhasilan meraih predikat lulusan terbaik diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kebahagiaan bagi orang tuanya yang telah memberikan dukungan sejak awal pendidikan.
Adaptasi Kurikulum dan Manajemen Waktu
Selain menghadapi tantangan dalam perjalanan pendidikan, Alif juga harus beradaptasi dengan perubahan sistem pembelajaran yang diterapkan bagi mahasiswa angkatan 2023.
Ia menjelaskan bahwa penerapan kurikulum K-23 yang mendorong mahasiswa mengikuti aktivitas di luar kampus menuntut kemampuan mengatur waktu antara kegiatan akademik dan berbagai aktivitas lainnya.
Menurutnya, manajemen waktu dan pengelolaan kegiatan menjadi tantangan terbesar selama menjalani pendidikan sarjana.

LULUSAN TERBAIK - Andi Alif Raihan Analta, mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Unhas, yang berhasil meraih predikat lulusan terbaik tingkat universitas dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna 4,00. (Unhas TV / Kautsar Ardiansyah)
“Seperti teman-teman angkatan 2023 lainnya, adanya perubahan kurikulum baru, beradaptasi dengan kurikulum K-23, dan di mana kita difokuskan untuk beraktivitas di luar kampus. Maka dari itu, manajemen kegiatan dan manajemen waktu menjadi sebuah tantangan terbesar untuk saya hadapi,” jelasnya.
Meski demikian, Alif berhasil menghadapi tantangan tersebut dan menyelesaikan pendidikan dalam waktu tiga tahun, tiga pekan, dan tiga hari dengan IPK 4,00.
Alif menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada orang tua, keluarga, serta dosen Departemen Ilmu Politik Unhas yang telah memberikan dukungan selama perjalanan akademiknya.
Ia menilai keberhasilan meraih predikat lulusan terbaik tidak terlepas dari kontribusi orang-orang terdekat yang terus memberikan bantuan, semangat, dan doa.
“Pertama, saya mengucapkan terima kasih kepada orang tua saya, kepada seluruh kerabat saya, dan juga dosen dari Departemen Ilmu Politik yang telah memberikan saya kebahagiaan bisa menjadi wisudawan terbaik tingkat Universitas Hasanuddin pada hari ini,” ujarnya.
Alif juga menyampaikan penghargaan kepada saudara dan orang-orang di sekitarnya yang turut mendukung proses pendidikannya.
Kisah Andi Alif Raihan Analta memperlihatkan bahwa di balik pencapaian akademik terdapat perjuangan, kedisiplinan, dan dukungan keluarga. Keberhasilannya meraih IPK sempurna sekaligus menyelesaikan studi dalam waktu relatif singkat menjadi salah satu kisah inspiratif.
(Amina Rahma Ahmad / Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)
LULUSAN TERBAIK - Andi Alif Raihan Analta, mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Unhas, bersama ibunya, berhasil meraih predikat lulusan terbaik tingkat universitas dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna 4,00. (Unhas TV / Kautsar Ardiansyah)








