Karir
News
Saintek

Platform Pigitrip Tawarkan Pengelolaan Tiket Online dan Voting Digital untuk Event Lokal

KELOLA EVENT - Kanal Pigitrip tawarkan pengelolaan event lokal seperti pengurusan Tiket Online dan Voting Digital. (Dok Pigitrip)

MAROS, UNHAS.TV - Pelaku event lokal kini punya pilihan baru untuk menghindari kerepotan dalam penjualan tiket manual. Platform digital Pigitrip.com menawarkan layanan penjualan tiket masuk secara online atau daring sekaligus fitur voting digital yang dapat dipakai untuk mengelola event.

CEO Pigitrip.com, Ridwan Putra, mengatakan platform itu dirancang untuk membantu kebutuhan penyelenggara acara, komunitas, hingga kalangan pelajar agar pengelolaan kegiatan menjadi lebih praktis, modern, dan transparan.

“Event lokal sekarang tidak perlu lagi repot dengan tiket manual. Melalui Pigitrip, tiket bisa dijual secara online, bahkan bisa digunakan juga untuk sistem voting dalam kegiatan seperti lomba atau pemilihan,” kata Ridwan.

Menurut dia, kebutuhan digitalisasi acara tak lagi terbatas pada penyelenggaraan event berskala besar. Banyak kegiatan kecil dan menengah justru memerlukan sistem yang sederhana, murah, dan mudah dijalankan. Di titik itu, Pigitrip mencoba masuk sebagai solusi operasional.

Ridwan menuturkan, layanan tersebut dapat digunakan untuk pendaftaran peserta, pembayaran tiket, hingga mekanisme voting dalam satu platform.

Skema itu dinilai memudahkan panitia karena proses administrasi tidak lagi bergantung pada pencatatan manual yang kerap rawan salah input dan sulit dipantau secara real time.

Ia menambahkan, segmen pelajar juga menjadi sasaran penting. Kegiatan seperti bazar sekolah, seminar berbayar, pentas seni, hingga lomba antarpelajar dinilai membutuhkan sistem yang rapi, tetapi tetap mudah dipakai oleh pengguna yang belum terbiasa dengan pengelolaan event digital.

“Bagi pelajar yang mengadakan bazar, seminar berbayar, atau kegiatan lainnya, Pigitrip bisa menjadi solusi. Sistemnya sederhana dan bisa langsung digunakan untuk pendaftaran maupun pembayaran,” ujarnya.

Kehadiran platform semacam ini menandai pergeseran cara pengelolaan acara di daerah. Jika selama ini banyak event lokal berjalan dengan metode konvensional, digitalisasi membuka peluang agar proses penjualan tiket, pencatatan peserta, dan partisipasi publik bisa dilakukan lebih cepat dan terbuka.

Pigitrip berharap adopsi teknologi dalam penyelenggaraan acara di daerah terus tumbuh. Selain memberi kemudahan bagi panitia, sistem digital juga mempermudah masyarakat mengakses informasi kegiatan dan melakukan transaksi secara online.

Ridwan mengatakan perusahaannya akan terus membuka kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem event dan pariwisata lokal.

Melalui pendekatan itu, Pigitrip ingin menempatkan teknologi bukan sekadar alat bantu, melainkan infrastruktur baru bagi pertumbuhan kegiatan kreatif di daerah. (*)