Karir
News

PII Sulsel Gelar Seminar dan Muswil, Prof JJ Terpilih Kembali Sebagai Ketua

Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sulsel menggelar Seminar dan Musyawarah Wilayah (Muswil) di Unhas Hotel & Convention, Kota Makassar, Sabtu (31/1/2026). (unhas tv/moh resha maharam)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Sulawesi Selatan menggelar Seminar dan Musyawarah Wilayah (Muswil) bertempat di Unhas Hotel & Convention, Kota Makassar, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini menjadi agenda strategis PII Sulsel yang merangkum dua agenda utama, yakni seminar keinsinyuran serta musyawarah wilayah untuk laporan pertanggungjawaban kepengurusan dan pemilihan ketua wilayah periode selanjutnya.

Ketua PII Cabang Makassar periode 2024–2027 sekaligus Ketua Panitia, Prof Dr Ir Rustan Tarakka ST MT IPM ASEAN Eng, menjelaskan bahwa Muswil PII Sulsel memuat dua agenda pokok.

“Musyawarah Wilayah ini memiliki dua agenda utama, yaitu laporan pertanggungjawaban pengurus PII Wilayah Sulsel periode 2022–2025 dan pemilihan Ketua PII Wilayah Sulsel untuk periode 2026–2029,” ujarnya.

Muswil tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus pusat PII, di antaranya Wakil Ketua Umum PII, Prof Dr Ir Agus Taufik Mulyono ST MT IPU ASEAN Eng, yang turut memberikan sambutan dan membuka kegiatan.

Selain itu, acara juga dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam Muswil ini, hak suara diberikan kepada pengurus wilayah dan pengurus cabang PII yang aktif di Sulawesi Selatan.

Tercatat terdapat sembilan cabang aktif, antara lain Cabang Makassar, Gowa, Maros, Pinrang, Parepare, Luwu Utara, Luwu Timur, Barru, dan Bulukumba.

Selain musyawarah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan seminar keinsinyuran yang mengangkat tema “Peran Insinyur dalam Pengembangan Teknologi Pangan untuk Kemandirian Nasional.”

“Seminar ini kami rancang untuk memberikan nilai tambah, baik dari sisi keilmuan, profesionalisme, maupun kontribusi insinyur dalam pengembangan kebijakan strategis, khususnya di bidang ketahanan pangan,” kata Prof Rustan.

Seminar menghadirkan narasumber dari tiga unsur, yakni akademisi, pemerintah, dan industri. Dari unsur akademisi diwakili oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Prof Dr Ir Rismaneswati SP MP IPM.

Dari unsur pemerintah dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr M Ilyas ST MSc IPU, sementara unsur industri diwakili oleh Direktur PT KIMA, Ir Alif MM.

Prof Rustan menegaskan bahwa insinyur memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai perancang solusi dan penggerak inovasi.

“Insinyur diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan industri dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional,” ujarnya.

Dalam Musyawarah Wilayah tersebut, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PII Wilayah Sulawesi Selatan.

Wakil Ketua PII Luwu Timur, Ir Muhtar Wahab ST IPU, menyambut baik hasil Muswil tersebut dan berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat peran PII dalam pembangunan daerah.

“Kami menyambut baik terpilihnya Prof. Jamaluddin Jompa secara aklamasi. Semoga PII Sulsel ke depan semakin solid dan berkontribusi nyata bagi pembangunan,” ujarnya.

Prof Rustan selaku ketua paniti kegiatan berharap rangkaian seminar dan musyawarah wilayah ini dapat memperkuat sinergi antarinsinyur serta meningkatkan kontribusi profesi insinyur dalam menjawab tantangan pembangunan, khususnya di Sulawesi Selatan.

(Achmad Ghiffary M / Moh Resha Maharam / Unhas TV)