Karir
Pendidikan

165 ASN Unhas Terima Satyalancana Karya Satya pada Hardiknas, Prof Sumbangan Mengabdi 30 Tahun

PENGHARGAAN - Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, menyematkan tanda kehormatan pengabdian 30 tahun kepada Sekretaris Unhas Prof Ir Sumbangan Baja MPhil PhD saat peringatan Hardiknas di lapangan PKM Unhas, Sabtu (2/5/2026). (Unhas TV/Zulkarnain)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Universitas Hasanuddin, Sabtu (2/5/2026), tidak hanya berlangsung sebagai upacara seremonial.

Di Lapangan PKM Unhas, momentum itu juga menjadi hari penghargaan bagi 165 aparatur sipil negara di lingkungan kampus merah tersebut yang menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia.

Penghargaan itu diberikan kepada pegawai negeri sipil yang dinilai telah mengabdi dengan penuh kesetiaan, kejujuran, kecakapan, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas negara. Di Unhas, penganugerahan tersebut menjadi bagian penting dari peringatan Hardiknas tahun ini.

Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, memimpin langsung prosesi penyematan tanda kehormatan. Mengenakan busana adat Minang, rektor Unhas menyematkan penghargaan kepada para penerima yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun.

Berdasarkan surat keputusan Presiden Republik Indonesia, sebanyak 165 ASN Unhas menerima Satyalancana Karya Satya tahun ini.

Rinciannya, 110 orang menerima penghargaan untuk masa pengabdian 10 tahun, 28 orang untuk masa pengabdian 20 tahun, dan 27 orang untuk masa pengabdian 30 tahun.

Salah seorang penerima penghargaan tertinggi masa kerja 30 tahun adalah Prof Ir Sumbangan Baja MPhil PhD. Sekretaris Universitas Hasanuddin dari Fakultas Pertanian itu mengaku haru karena pengabdian panjangnya sebagai abdi negara mendapat apresiasi resmi dari negara.

“Perasaannya sungguh luar biasa, karena tidak semua ASN abdi negara bisa mencapai pengabdian 30 tahun. Hari ini menjadi hari yang sangat berbahagia bagi saya dan keluarga,” kata Prof Sumbangan di sela kegiatan.

Menurut dia, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi bentuk apresiasi personal, tetapi juga pengingat bagi ASN, khususnya dosen dan peneliti, agar terus menjaga keseriusan dalam menjalankan tugas akademik.

Ia menilai, kualitas pendidikan tinggi sangat bergantung pada ketekunan dosen dalam mengajar, membimbing mahasiswa, dan menghasilkan riset yang bermanfaat.

“Sebagai dosen dan juga sebagai peneliti, lakukanlah secara serius tugas-tugas sebagai dosen, sebagai guru kepada mahasiswa kita, dan lakukan riset secara serius untuk meningkatkan kualitas pengabdian, kualitas diri, dan kualitas universitas,” ujarnya.

Prof Sumbangan berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi ASN lain di lingkungan Unhas untuk terus bekerja dengan disiplin dan berintegritas.

Ia juga menekankan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung pembangunan bangsa.

Penganugerahan Satyalancana Karya Satya di Unhas ini tidak hanya dimaknai sebagai refleksi dunia pendidikan, tetapi juga sebagai penghormatan terhadap dedikasi para aparatur yang telah menjaga roda pelayanan akademik selama puluhan tahun.

(Amina Rahma Ahmad / Zulkarnaen Jumar Taufik / Unhas TV)