MAKASSAR,UNHAS.TV — Menjelang penghujung 2025, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGM) Universitas Hasanuddin menorehkan satu lagi penanda penting dalam perjalanan mutunya. Survei Verifikasi Akreditasi Rumah Sakit oleh LAM-KPRS rampung dilaksanakan—sebuah tahapan dua tahun pasca raihan Akreditasi Paripurna yang menjadi ujian konsistensi, bukan sekadar seremoni.
Di ruang-ruang pelayanan dan rapat, verifikasi itu berjalan tanpa hiruk. Ners Andi Inayah, S.Kep., M.Kep., bertindak sebagai surveior. Ia mencatat proses yang lancar dan pelaksanaan Program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PPS) yang dinilai sangat baik. Apresiasi diberikan pada konsistensi RSGM Unhas dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil akreditasi paripurna sebelumnya—dari kebijakan, prosedur, hingga praktik di lapangan.
Kehadiran pimpinan universitas, Dewan Pengawas, pimpinan fakultas, jajaran manajemen RSGM, para Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP), serta Pokja akreditasi membuat verifikasi itu terasa kolektif. Bukan hanya kepatuhan administratif, melainkan kepemimpinan institusional yang hadir utuh, memastikan standar dipenuhi secara berkelanjutan.
Dua tahun terakhir, RSGM Unhas bekerja sistematis. Dokumen disempurnakan dan dilengkapi, kebijakan dan SOP diperkuat, fasilitas pelayanan dipenuhi sesuai standar. Semua dilakukan terencana dan terdokumentasi. Tim surveior mencatat soliditas internal—dukungan Direktur dan manajemen, peran Dewan Pengawas, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan—sebagai kunci keberhasilan tindak lanjut akreditasi.
Respons PIC yang proaktif, komunikasi manajemen yang terbuka, dan kesiapan data menjadi catatan positif lain. Pertanyaan dijawab lugas dan cepat; arsip tertata; indikator mutu terpantau. Sebuah cermin kesiapan organisasi dalam menjaga keselamatan pasien sebagai praktik sehari-hari.
Pada penutupnya, surveior mendorong RSGM Unhas untuk mempertahankan ritme monitoring dan evaluasi, terutama kepatuhan terhadap standar PPA, sebagai bekal menuju siklus akreditasi berikutnya dua tahun mendatang. Bagi RSGM Unhas, verifikasi ini bukan garis akhir, melainkan tanda bahwa kerja mutu telah menjadi kebiasaan.
Dengan capaian ini, RSGM Universitas Hasanuddin menutup 2025 dengan pesan yang jelas: rumah sakit pendidikan yang adaptif, akuntabel, dan teguh berorientasi pada mutu—di bawah naungan Universitas Hasanuddin, serta diverifikasi oleh LAM-KPRS.(*)
Foto Bersama Tim Akreditasi RSGM Unhas Bersama Dewan Pengawas RSGM Unhas dan Asesor Ners Andi Inayah,S.Kep.,M.Kep
-300x157.webp)


-300x165.webp)




