Nasional

Sri Mulyani Indrawati Dapat Posisi Dewan Pengurus Gates Foundation

MAKASSAR, UNHAS.TV - Mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, kembali menjadi sorotan dunia internasional karena resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengurus (Governing Board) Yayasan Bill & Melinda Gates, yang kini lebih dikenal sebagai Gates Foundation.

Penunjukan ini dilakukan langsung oleh Bill Gates, pendiri yayasan amal terbesar di dunia tersebut. Pengumuman ini datang hanya beberapa bulan setelah Sri Mulyani menyelesaikan tugasnya sebagai Menkeu di bawah dua presiden berbeda (Joko Widodo dan sempat dilanjutkan di era awal Prabowo Subianto hingga September 2025).

Ini melengkapi jabatan sebelumnya yang masih diemban Sri Mulyani sebagai pengajar di Blavatnik School of Government, University of Oxford, sejak Desember 2025.

Mark Suzman, CEO sekaligus anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, memberikan alasan yang sangat jelas mengenai pemilihan Sri Mulyani. "Sebagai ekonom yang dihormati secara global, Sri Mulyani telah terbukti mampu memimpin reformasi besar di berbagai lembaga keuangan dan memperjuangkan kebijakan yang mendorong ketahanan serta pertumbuhan ekonomi inklusif," ujarnya.

Suzman juga menyoroti rekam jejak panjang Sri Mulyani, antara lain:Menteri Keuangan wanita pertama dan terlama dalam sejarah Indonesia serta mantan Direktur Pelaksana dan Kepala Operasional Bank Dunia

Menurut Gates Foundation, pengalaman ini akan memberikan perspektif berharga bagi tata kelola yayasan dan mendukung misi utamanya di masa depan.

Penunjukan Sri Mulyani terjadi pada waktu yang sangat strategis. Tahun lalu, Bill Gates mengumumkan komitmen bersejarah untuk menghabiskan dana abadi yayasan dalam dua dekade mendatang (hingga sekitar 2045). Fokus utama yayasan saat ini adalah tiga tujuan besar: Mengakhiri kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah; Memastikan generasi mendatang tumbuh tanpa penyakit menular mematikan; Mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju kemakmuran berkelanjutan.

Sri Mulyani akan bergabung dengan anggota dewan lainnya, termasuk Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan tentu saja Bill Gates sendiri sebagai Ketua.

Sri Mulyani menanggapi amanat itu sebagai rasa hormat dan tanggung jawab besar. "Saya merasa terhormat untuk bergabung dengan dewan Gates Foundation guna berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini," ujarnya.

Ia juga menyinggung bahwa kolaborasinya dengan Gates Foundation sebenarnya sudah dimulai hampir satu dekade lalu melalui berbagai proyek yang mengeksplorasi bagaimana teknologi baru dapat memperluas peluang dan memajukan pembangunan inklusif serta berkelanjutan.

Sri Mulyani menambahkan penghargaannya terhadap kerja yayasan selama 20 tahun terakhir yang telah memberikan dampak luar biasa bagi mereka yang paling membutuhkan.

Setelah hampir dua dekade mengabdi sebagai salah satu tokoh ekonomi paling berpengaruh di Indonesia dan dunia, Sri Mulyani Indrawati kini memasuki babak baru di panggung amal global.

Penunjukan ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kapasitasnya sebagai pemimpin ekonomi, tapi juga menandai kontribusi Indonesia di level tertinggi upaya kemanusiaan dunia.

Bagi banyak pihak, langkah Sri Mulyani bergabung dengan Gates Foundation menjadi simbol bahwa keahlian dari negara berkembang semakin dihargai dalam menentukan arah masa depan pembangunan global yang lebih adil dan inklusif.(*)