JAKARTA, UNHAS.TV - PT Meidyfarm Aquamarine Sustainable menjadi salah satu perusahaan yang menerima penghargaan Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2026 yang digelar Universitas Hasanuddin (Unhas).
Penghargaan tersebut diterima oleh Aenun Rijal Alwiah, mewakili pimpinan PT Meidyfarm dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026) sore.
Penghargaan InTechSEA 2026 diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai inovasi yang mampu menghubungkan aktivitas usaha dengan manfaat sosial serta keberlanjutan lingkungan.
PT Meidyfarm tercatat sebagai salah satu penerima penghargaan melalui undangan resmi Universitas Hasanuddin Nomor 64557/UN4.1.5/DL.17/2026 tertanggal 10 September 2026.
Dalam dokumen tersebut, perusahaan tercantum dengan nama PT Meydifarm Aquamarine Sustainable bersama sejumlah perusahaan, yayasan, serta lembaga pemerintah daerah yang turut mendapatkan apresiasi.
"Keikutsertaan PT Meidyfarm dalam ajang tersebut mengangkat tema inovasi di sektor kemaritiman," ujar Aenun Rijal Alwiah.
"Pada tahap presentasi, kami mengikuti sesi CSR-Kemaritiman, sebuah kategori yang menyoroti pengembangan kegiatan berbasis sumber daya laut dengan memperhatikan aspek pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem," jelasnya.
.webp)
Aenun Rijal Alwiah perwakilan pimpinan PT Meidyfarm Aquamarine Sustaonable meraih Penghargaan InTechSEA 2026 yang digelar di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (14/9/2026). (Dok Unhas TV)
Dalam pendekatan tersebut, inovasi tidak hanya dipandang dari sisi teknologi maupun pengembangan produk, tetapi juga dari dampaknya terhadap masyarakat.
Program yang dikembangkan diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat, menciptakan peluang ekonomi, serta mendorong pemanfaatan sumber daya laut secara lebih bertanggung jawab.
Aenun Rijal Alwiah menegaskan posisi perusahaan PT Meidyfarm dalam mengembangkan pendekatan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sosial dan lingkungan.
Pengembangan program PT Meidyfarm juga berkaitan dengan kolaborasi bersama Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep).
Dalam rancangan program tersebut, Polipangkep berperan dalam aspek riset, inovasi teknologi, pengembangan program, serta pengendalian kegiatan, sementara PT Meidyfarm menjadi mitra industri yang menghubungkan hasil pengembangan dengan kebutuhan dan standar pasar.
Direktur Polipangkep, Prof Dr Mauli Kasmi SPi MSi CRA CRP tercatat sebagai ketua program dalam dokumen pengembangan tersebut.
.webp)
PT Meidyfarm Raih Penghargaan InTechSEA 2026 yang digelar di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (14/9/2026). (Dok Unhas TV)
Kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi dan dunia industri dinilai menjadi salah satu model penting dalam memperkuat ekosistem inovasi.
"Perguruan tinggi menyediakan basis pengetahuan dan teknologi, sementara industri memberikan ruang implementasi agar hasil riset dapat menjawab kebutuhan nyata di lapangan," ujarnya.
Melalui penghargaan InTechSEA 2026, PT Meidyfarm memperoleh momentum untuk memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkuat keberlanjutan program yang telah dikembangkan.
Ke depan, keberhasilan inovasi tidak hanya diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi dari konsistensi pelaksanaan program, manfaat yang dirasakan masyarakat, serta kontribusinya dalam menjaga keberlangsungan sumber daya laut.
(Andrea Ririn Karina / Unhas TV)
PT Meidyfarm meraih penghargaan InTechSEA 2026 yang digelar di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (14/9/2026). (Dok Unhas TV)







