News

Setelah Raih Emas Swedia, PSM Unhas Bertengger di Posisi 40 Dunia

EMAS - PSM Unhas meraih emas pada ajang World Choirs Games Helsinborg 2026 di Swedia. Foto: Interkultur

SWEDIA, UNHAS.TV - Paduan Suara Mahasiswa Universitas Hasanuddin (PSM) kembali meraih prestasi membanggakkan dengan menyabet medali emas World Choirs Games Helsinborg 2026 di Swedia.

PSM Unhas unggul pada kategori Folklore and Indigenous Music a Cappella dengan raihan angka 85,50. Kategori Folklore and Indigenous Music a Cappella adalah satu dari 19 kategori pada jenis kompetisi kejuaraan. Jenis perlombaan lainnya yakni kompetisi terbuka, festival, dan evaluasi non-komersial. 

Raihan peting itu kembali menegaskan PSM Unhas sebagai paduan suara yang turut diperhitungkan dunia pada kategori tersebut. Berdasarkan Interkultur World Rangkings per Juni 2026, PSM Unhas berada di urutan 43 dunia dengan peringkat pertama diraih oleh Delaware Choral Scholars dari Amerika Serikat

Ketua Tim 14th World Choirs Games Helsinborg 2026, Dr Eka Sastra menegaskan, peringkat Unhas terbaru belum diumumkan namun akan meningkat dibanding sebelumnya.

"Kemenangan ini harus menjadi standar baru. Helsingborg telah membuktikan bahwa PSM Unhas mampu bersaing di panggung dunia. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan dan meningkatkan kualitas tersebut," kata Eka Sastra yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Ilmu Ekonomi (IKAIE) Universitas Hasanuddin dan Komisaris Utama PT Hadin Metavsi Akademika.

Setelah kemenangan di Swedia, tujuan berikut yang disasar oleh PSM Unhas adalah Linz, Austria—World Choir Games 2027 yang dijadwalkan akan berlangsung pada 21 Juli hingga 31 Juli 2027 di Linz, Austria.

Berbeda dengan di Swedia, Austria—World Choir Games 2027 akan memperlombakan lebih banyak kategori dan tidak sebatas kompetisi terbuka, kompetisi kejuaraan, dan penampulan evaluasi. Ajang ini juga menghadirkan kategori kepelatihan dan konser persahabatan. Pendaftaran kepesertaan baru akan dimulai pada 4 November 2026.

"Austria adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa keberhasilan itu bukan kebetulan," tutupnya.(*)