Sport

Spanyol Ditahan Irak 1-1, De La Fuente Tetap Percaya Diri Jelang Piala Dunia

DITAHAN IRAK - Timnas Spanyol ditahan imbang 1-1 oleh Irak dalam laga persahabatan jelang Piala Dunia 2026, Jumat (5/6/2026) dini hari. Pelatih La Fuente tetap yakin tim asuhannya akan berbicara banyak di Piala Dunia. (X Timnas Spanyol)

A CORUNA, UNHAS.TV – Spanyol menutup laga kandang terakhir sebelum berangkat ke Piala Dunia dengan hasil imbang 1-1 melawan Irak di A Coruna.

Meski gagal menang, pelatih Luis de la Fuente menegaskan rencana timnya untuk laga pembuka Piala Dunia tetap berada di jalur yang jelas.

Spanyol unggul lebih dulu melalui Ferran Torres pada awal pertandingan. Irak membalas sebelum menit ke-30 lewat Merchas Doski, yang melepaskan tembakan keras dari sudut sempit. Setelah itu, kedua tim gagal menambah gol hingga pertandingan berakhir.

De la Fuente mengatakan staf pelatih sudah memiliki gambaran hampir utuh mengenai susunan pemain untuk pertandingan pertama Piala Dunia.

Ia menyebut posisi penjaga gawang dan 10 pemain lapangan sudah ditentukan, meski masih ada beberapa keputusan kecil yang akan dipantau dalam sebelas hari terakhir sebelum turnamen dimulai.

“Kami sudah memutuskan penjaga gawang dan 10 pemain lainnya,” kata De la Fuente seusai pertandingan.

Pelatih Spanyol itu tidak melihat laga melawan Irak sebagai pertandingan pemanasan biasa. Menurut dia, tim pelatih membawa sejumlah target taktis dan fisik.

Salah satunya memberi kesempatan kepada pemain muda yang menjalani debut bersama skuad senior. “Mereka semua pantas mendapatkannya,” ujar De la Fuente.

“Pertandingan ini memberi kesempatan kepada para pemain muda menjanjikan untuk debut. Mereka layak. Mereka banyak membantu kami dan merupakan pemain masa depan yang pasti akan segera kita lihat di skuad senior.”

Spanyol tampil dominan pada awal laga. Ferran Torres membawa La Roja memimpin cepat. Namun Irak tidak hanya bertahan.

Tim Asia itu mampu memanfaatkan ruang di pertahanan Spanyol dan menyamakan kedudukan melalui Doski. Gol tersebut membuat ritme pertandingan berubah lebih ketat.

Pada babak kedua, Spanyol tetap berupaya mengontrol bola, tetapi tidak mampu membongkar pertahanan Irak secara konsisten.

De la Fuente melakukan sejumlah perubahan untuk menguji komposisi tim dan menjaga beban fisik pemain menjelang keberangkatan.

Salah satu kabar positif datang dari Mikel Merino. Gelandang itu kembali bermain setelah pulih dari cedera. Ia masuk pada menit ke-68 dan tampil sekitar 22 menit.

Meski hanya mencatat 23 sentuhan dalam babak kedua yang berjalan terputus-putus, menit bermain tersebut dinilai penting bagi kesiapan Spanyol.

“Menit bermain Mikel adalah kabar baik,” kata De la Fuente. “Dia perlu terus menambah beban kerja, tetapi dia menanganinya dengan baik dan kami sangat senang.”

Merino menjadi salah satu pemain penting Spanyol pada babak kualifikasi Piala Dunia. Ia tercatat sebagai salah satu pencetak gol terbanyak tim dengan enam gol. Kembalinya Merino memberi tambahan kedalaman di lini tengah sebelum laga pembuka.

Spanyol selanjutnya akan bertolak ke Meksiko untuk menghadapi Peru dalam laga uji coba terakhir empat hari mendatang. De la Fuente mengatakan timnya akan mengelola beban latihan secara hati-hati.

Hasil imbang melawan Irak memang tidak ideal. Namun, bagi De la Fuente, laga ini tetap menghasilkan dua hal penting: kejelasan susunan utama dan kesempatan menguji opsi skuad dalam tekanan pertandingan. (*)