Sport

Stress Tak Mampu Cetak Gol, Gabriel Jesus Terlibat Perkelahian dengan Bek Wolves

DORONG LAWAN - Striker Arsenal Gabriel Jesus tampak mendorong pemain Wolverhampton Yerson Mosquera setelah laga berakhir imbang 2-2, Kamis (19/2/2026). Gabriel Jesus sendiri juga tak mampu bermain baik dan mencetak gol di laga ini. (the sun)

WOLVES, UNHAS.TV - Pertandingan dramatis antara Wolverhampton Wanderers dan Arsenal berakhir dengan kericuhan besar setelah Arsenal gagal mempertahankan keunggulan 2-0, hingga akhirnya berakhir imbang 2-2 di Molineux Stadium, Kamis (19/2/2026) dini hari.

Insiden terjadi usai peluit akhir dibunyikan, dengan Gabriel Jesus terlibat pertengkaran sengit dengan pemain bertahan Wolves, Yerson Mosquera.

Setelah laga berakhir dengan skor imbang, Jesus tampak meledak amarahnya dan mendorong Mosquera di dada, yang langsung jatuh ke tanah dengan dramatis.

Insiden tersebut memicu reaksi cepat dari para pemain kedua tim yang segera turun tangan. Pemain Arsenal, Riccardo Calafiori, terlihat menarik Jesus menjauh dari Mosquera dan berusaha meredakan situasi yang semakin memanas.

Namun, ketegangan tidak mereda. Calafiori yang berusaha menenangkan Jesus justru terlibat pertengkaran dengan Mateus Mane dari Wolves, sementara Adam Armstrong dari Arsenal juga terlihat mencoba mendekati Jesus.

Situasi semakin memburuk, dan seorang staf Wolves berusaha menghalangi keduanya untuk mencegah perkelahian lebih lanjut.

Kartu Kuning untuk Gabriel Jesus

Pengadil lapangan yang bertugas, wasit Simon Hooper, memberi kartu kuning kepada Gabriel Jesus atas perilaku agresifnya setelah insiden tersebut.

Sementara itu, Calafiori dan Mane kembali terlibat ketegangan sebelum akhirnya ditarik oleh rekan-rekannya untuk menyelesaikan situasi.

Di sisi lain, Piero Hincapie, bek Arsenal yang mencetak gol, terlihat menunjuk-nunjuk pemain Wolves sambil mengeluarkan kata-kata keras, menunjukkan ketidakpuasannya atas keputusan yang merugikan timnya.

Keributan ini terjadi setelah Arsenal kehilangan dua poin penting yang sangat dibutuhkan dalam persaingan memperebutkan gelar juara Lliga Inggris.

Arsenal sebenarnya sudah unggul 2-0 berkat gol dari Hincapie dan Bukayo Saka, namun Wolves berhasil mengejar ketertinggalan dengan dua gol yang dramatis.

Gol penyeimbang terakhir tercipta dalam waktu tambahan ketika Tom Edozie melepaskan tendangan keras yang mengenai tiang gawang sebelum memantul ke kaki Calafiori dan masuk ke gawang Arsenal.

Tercatat sebagai gol bunuh diri, insiden ini semakin memperburuk suasana hati para pemain Arsenal.  Tak terkecuali Gabriel Jesus yang dimainkan sejak awal, tapi gagal mencetak gol.

Gol itu tidak terlepas dari kesalahan fatal yang dilakukan kiper David Raya, yang gagal mengantisipasi bola yang datang dari umpan silang, karena tidak menyadari bahwa Gabriel Magalhaes sudah siap untuk menyapu bola dengan kepalanya.

Kehilangan Dua Poin yang Krusial

Hasil imbang ini sangat merugikan Arsenal, karena mereka kehilangan dua poin yang seharusnya bisa memastikan posisi mereka di puncak klasemen sementara Liga Premier.

Dengan hanya memimpin lima poin dari Manchester City, Arsenal kini berada dalam situasi yang lebih berisiko.

Jika Manchester City menang di semua sisa pertandingan mereka, termasuk melawan Arsenal di kandang mereka sendiri, maka mereka akan menjadi juara.

Meskipun Arsenal tetap di posisi teratas, kemenangan yang sempat terasa semakin dekat kini terasa semakin jauh. Keputusan-keputusan buruk seperti kesalahan kiper dan kericuhan di lapangan bisa jadi menjadi penghalang mereka untuk meraih gelar juara yang sudah begitu dekat.

Dengan satu pertandingan lebih banyak dimainkan, Arsenal memang masih berada di puncak klasemen, tetapi ketegangan di ruang ganti pasca-pertandingan menunjukkan betapa berartinya tiga poin yang hilang malam itu.

Kericuhan di akhir pertandingan ini, ditambah dengan kegagalan mereka untuk mengunci kemenangan, menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi manajer Mikel Arteta dan skuadnya.

Jika City terus menang dan meraih kemenangan di setiap pertandingan, termasuk yang akan datang melawan Arsenal, mereka akan mengklaim gelar tersebut dengan selisih satu poin.

Itulah mengapa hasil imbang ini menjadi sangat berarti bagi kedua tim yang kini harus berjuang lebih keras. (*)