Sport

Tanpa Ronaldo dan Main 10 Orang, Portugal Taklukkan Norwegia dan Lolos ke Perempat Final

PEREMPATFINAL - Joao Felix dan Goncalo Ramos merayakan gol kemenangan Portugal atas Norwegia 2-1 dan membawa Portugal ke babak perempatfinal. (Screenshot Al Jazeera)

PORTO, UNHAS.TV - Portugal membuktikan bahwa mereka tidak hanya bergantung pada kebintangan Cristiano Ronaldo.

Tanpa sang kapten yang absen dari skuad, juara bertahan UEFA Nations League itu tetap mampu menaklukkan Norwegia 2-1 dalam laga Grup A4, Minggu (4/10/2026), dan memastikan tempat di perempat final kompetisi musim 2026-2027.

Kemenangan di Porto itu menjadi kemenangan keempat Portugal dari empat pertandingan babak penyisihan fase grup.

Hasil tersebut memastikan tim asuhan Jorge Jesus finis di dua besar klasemen dan menjadi negara pertama yang mengamankan tiket delapan besar Nations League.

Portugal tampil tanpa Ronaldo setelah penyerang veteran tersebut meninggalkan pemusatan latihan pada Rabu, menjelang laga sebelumnya melawan Denmark. Ronaldo disebut kecewa setelah mengetahui dirinya tidak akan menjadi starter dalam pertandingan tersebut.

Absennya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Portugal itu membuka peluang bagi Goncalo Ramos untuk mengisi posisi ujung tombak. Penyerang AC Milan tersebut akhirnya menjadi penentu kemenangan melalui gol kedua Portugal.

Norwegia justru lebih dulu mengejutkan tuan rumah melalui gol spektakuler Kristoffer Ajer pada menit ke-36.

Bek Brentford itu memanfaatkan bola pantul di luar kotak penalti sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di pojok atas gawang Portugal.

Keunggulan Norwegia hanya bertahan dua menit. Joao Cancelo menyamakan kedudukan dengan cara yang tidak kalah indah.

Bek Barcelona itu melepaskan tendangan keras dari jarak sekitar 20 meter yang tak mampu dihentikan kiper Norwegia.

Portugal kemudian meningkatkan tekanan setelah jeda. Norwegia sempat memiliki peluang melalui Erling Haaland yang melepaskan tembakan menyilang melewati muka gawang pada awal babak kedua. Namun, striker Manchester City itu kemudian ditarik keluar beberapa menit berselang.

Momentum Portugal berbuah hasil ketika Ramos mencetak gol kemenangan. Ia menyelesaikan umpan Joao Felix dari jarak dekat dan membawa Portugal berbalik unggul 2-1.

Situasi sempat menjadi sulit bagi Portugal setelah Francisco Conceicao mendapat kartu merah akibat dua kartu kuning dalam hitungan detik. Pemain tersebut diusir setelah melakukan protes keras menyusul klaim penalti yang tidak diberikan wasit.

Meski bermain dengan 10 pemain pada menit-menit akhir, Portugal mampu mempertahankan keunggulan hingga laga selesai.

Hasil itu memperpanjang dominasi Portugal di grup sekaligus menunjukkan kedalaman skuad mereka setelah kehilangan figur utama seperti Ronaldo.

Kemenangan ini bukan sekadar tiket menuju babak berikutnya. Ini menjadi pesan bahwa era baru tim nasional Portugal tetap berjalan dengan kekuatan kolektif, bukan hanya mengandalkan satu nama besar, Cristiano Ronaldo. (*)