Internasional

Wakil Presiden Filipina Kemungkinan Diturunkan, Warga Gelar Demo Besar

DEMO - Pendukung Sara Duterte di depan Gedung Senat Filipina. Foto: @hannaaahty

UNHAS.TV - Sidang perdana untuk Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte, mulai digelar hari ini di Senat Filipina. Anak mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte itu didakwa atas kasus dugaan korupsi dan pengancaman pembunuhan Presiden Bongbong Marcos.

Sara Duterte yang sengaja tidak hadir di persidangan itu telah membantah semua tuduhan tersebut terutama soal pengancaman kepada presiden. Sara menyebut tuduhan itu sebagai pelecehan politik yang sengaja dimunculkan seiring perselisihannya dengan presiden. 

Jika sidang itu bisa membuktikan semua dakwaan itu, maka Sara kemungkinan akan dimakzulkan dari jabatannya dan akan didiskualifikasi dari pencalonan presiden pada tahun 2028.

Tentara dan polisi telah berjaga-jaga karena sebelum sidang dimulai, ribuan pendukung Sara Duterte telah berkumpul di Manila Film Center yang tidak jauh dari gedung senat. 

Sidang itu sendiri menarik banyak perhatian dari para politisi, mahasiswa hukum, kelompok sipil dan organisasi nonpemerintah. Mereka ingin mengetahui lebih jauh mengenai persidangan itu. Seorang di antaranya mengaku sengaja hadir untuk mencari tahu siapa pihak yang berkata jujur.

Persidangan ini juga menimbulkan perdebatan sengit di antara para anggota senat. Sebanyak 21 dari 24 anggota senat hadir di persidangan. Alan Peter Cayenato dari partai kecil tetapi mendukung Sara Duterte, mempertanyakan alasan di balik persidangan itu.(*)