Mahasiswa
Sulsel

Warga Allaere Diedukasi Mahasiswa Unhas Buat Sabun Cuci Piring dari Jeruk Nipis dan Daun Pandan

BUAT SABUN. Warga Allaere diajar mahasiswa KKN Unhas membuat sabun dari bahan alami yakni jeruk nipis dan daun pandan di Maros, Januari 2026 lalu. (dok kkn unhas)

MAROS, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan Penyuluhan dan Praktik Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Alami dengan Memanfaatkan Jeruk Nipis dan Daun Pandan.

Kegiatan ini berlangsung di rumah salah satu warga di Dusun Biringkaloro, Desa Allaere, Maros, pada Senin (12/1/2026).

Pelaksana Kegiatan, Rifdha Alfinia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, mengenai pemanfaatan bahan alami yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, sebagai alternatif produk pembersih rumah tangga yang aman dan ramah lingkungan. 

”Jeruk nipis dimanfaatkan karena kandungan asam sitratnya efektif menghilangkan lemak dan bau tidak sedap, sementara daun pandan digunakan sebagai pewangi alami,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, ia memaparkan manfaat bahan, alat dan bahan yang digunakan, serta tahapan pembuatan sabun cuci piring. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung agar peserta dapat memahami proses pembuatan secara sederhana dan mudah diterapkan di rumah.

Rifdha menyebut jika antusiasme peserta terlihat dari keaktifan ibu-ibu dalam bertanya serta terlibat langsung dalam proses pembuatan sabun. 

”Para peserta mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus keterampilan yang bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari,” tutur Rifdha.

Menurutnya, peserta menilai sabun berbahan jeruk nipis dan pandan cukup efektif membersihkan lemak serta memiliki aroma yang segar. Ia juga menyebutkan peluang pengembangan produk tersebut sebagai usaha rumahan.

Melalui kegiatan ini, Rifdha berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Dusun Biringkaloro.

”Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran akan pemanfaatan bahan alami, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga secara ekonomis dan berkelanjutan,” jelasnya.

(Achmad Ghiffary M / Unhas TV)