MAKASSAR, UNHAS.TV - Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin menggelar welcoming party Hasanuddin Olympiad for Medical Student in Systemic Physiology atau Homeostasis 2026 di Auditorium Prof. A. Amiruddin FK Unhas, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini menandai dimulainya olimpiade fisiologi tingkat nasional yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh FK Unhas.
Welcoming party tersebut menjadi agenda penyambutan bagi para peserta yang datang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mereka sebelumnya telah mengikuti tahap preliminary secara daring sebelum melaju ke babak utama yang digelar secara luring di Makassar.
Sebanyak 18 tim dari belasan universitas dinyatakan lolos ke babak offline. Setiap tim beranggotakan tiga mahasiswa kedokteran. Mereka akan berkompetisi dalam beberapa tahapan, mulai dari quarter final, semifinal, hingga final.
Rangkaian ini menjadi momentum bagi peserta untuk menguji pemahaman konsep fisiologi, ketepatan analisis, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.
Homeostasis 2026 diprakarsai oleh Departemen Fisiologi FK Unhas bersama asisten dosen fisiologi periode 2025/2026 angkatan “Resonance”.
Selain menjadi ruang kompetisi akademik, kegiatan ini diarahkan untuk menjaring mahasiswa kedokteran yang memiliki kemampuan menonjol di bidang fisiologi.

Ketua Departemen Fisiologi FK Unhas, dr Andi Ariyandy MHPE PhD. (Unhas TV/Venny Septiani)
Ketua Departemen Fisiologi FK Unhas, dr Andi Ariyandy MHPE PhD, mengatakan penyelenggaraan kompetisi nasional tersebut merupakan rencana yang telah lama disiapkan.
Menurut Ariyandy, gagasan untuk menghadirkan ajang fisiologi berskala nasional sudah muncul sejak beberapa tahun lalu.
“Ini adalah rencana yang sudah lama. Sudah sejak mungkin tiga atau empat tahun yang lalu. Alhamdulillah baru terwujud di periode tahun ini, tahun 2026,” kata Ariyandy saat ditemui di sela kegiatan tersebut.
Ia menilai penyelenggaraan kompetisi nasional merupakan langkah penting bagi Departemen Fisiologi FK Unhas. Apalagi, fisiologi merupakan salah satu mata kuliah dasar dalam pendidikan kedokteran di seluruh Indonesia.
Karena itu, ajang ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menemukan mahasiswa berprestasi dan memperkuat kemampuan akademik mereka.
“Tujuannya untuk mengasah atau mencari bibit-bibit unggul, terutama dalam bidang fisiologi,” ujar Andi Ariyandy.
Ia berharap kompetisi ini juga dapat meningkatkan pengenalan FK Unhas dalam jejaring akademik kedokteran nasional.

Ketua Panitia Homeostasis 2026, Caesar Putra Gattang. (Unhas TV/Venny Septiani)
Ketua Panitia Homeostasis 2026, Caesar Putra Gattang, mengatakan kegiatan tahun ini masih difokuskan pada satu bentuk perlombaan, yaitu olimpiade fisiologi.
Menurut dia, fokus tersebut dipilih karena Homeostasis baru pertama kali dilaksanakan oleh asisten dosen periode 2025/2026.
“Untuk saat ini karena baru pertama kali, kami mau fokuskan dulu ke bidang utamanya, yaitu olimpiade fisiologi,” kata Caesar.
Ia mengatakan, panitia berharap Homeostasis dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya. Dalam pengembangan ke depan, kegiatan ini berpeluang menambah cabang lain, seperti karya tulis ilmiah, scientific paper, dan poster publik.
Dengan demikian, Homeostasis tidak hanya berhenti sebagai kompetisi pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi ruang pengembangan riset dan komunikasi ilmiah mahasiswa.
Melalui welcoming party ini, peserta diharapkan tidak hanya bersiap mengikuti kompetisi, tetapi juga membangun relasi antar-mahasiswa kedokteran dari berbagai daerah. Panitia menargetkan Homeostasis menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan di Fakultas Kedokteran Unhas.
(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)
OLIMPIADE FISIOLOGI - Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Unhas menggelar welcoming party Hasanuddin Olympiad for Medical Student in Systemic Physiology atau Homeostasis 2026 di Auditorium Prof. A. Amiruddin FK Unhas, Jumat (1/5/2026). (Unhas TV/Venny Septiani)








