MAKASSAR, UNHAS.TV - Sebanyak 70 ribu kesempatan magang nasional masih tersedia bagi lulusan perguruan tinggi di Indonesia. Kementerian Ketenagakerjaan menjadwalkan pembukaan pendaftaran program magang nasional batch 3 pada 27 Oktober 2026.
Program ini memberikan kesempatan kepada lulusan baru atau *fresh graduate* untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan di pasar tenaga kerja.
Direktorat Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin bersama Kementerian Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi Program Pemagangan Nasional di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Kampus Unhas Tamalanrea, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini menyasar mahasiswa semester akhir dan lulusan baru yang ingin mengenal lebih jauh peluang pemagangan sebagai langkah awal memasuki dunia kerja.
Sosialisasi tersebut menghadirkan Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, serta Direktur Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Direktorat Jenderal Binalavotas, Surya Lukita Warman.
Keduanya memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan program, manfaat pemagangan, serta peluang bagi calon tenaga kerja untuk mengembangkan keterampilan melalui pengalaman langsung di lingkungan profesional.
Anwar mengatakan program pemagangan nasional menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri.
Menurut dia, pengalaman praktis melalui pemagangan dapat membantu peserta meningkatkan kesiapan kerja sekaligus membangun rekam jejak profesional.
“Ini akan menjadi jembatan emas, terutama bagi para lulusan perguruan tinggi, agar segera bisa mendapatkan pekerjaan sebagai jenjang karier di masa yang akan datang,” kata Anwar dalam sosialisasi tersebut.
Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan meskipun waktu persiapannya relatif singkat. Anwar berharap minat tersebut berlanjut pada tahap pendaftaran dan mendorong lulusan perguruan tinggi memanfaatkan kesempatan yang tersedia.
Berdasarkan penjelasan Anwar, pemerintah menargetkan 150 ribu kesempatan pemagangan dalam satu tahun. Sekitar 80 ribu kesempatan telah terisi, sehingga masih tersisa 70 ribu tempat untuk calon peserta.
Kesempatan itu tersedia di perusahaan, instansi pemerintah yang mengelola barang milik negara (BMN) dan barang milik daerah (BMD), serta badan layanan umum.
Program ini menawarkan sejumlah manfaat, antara lain pengalaman kerja, pendampingan mentor, dan uang saku sesuai ketentuan yang berlaku.
Peserta juga berkesempatan mengembangkan keterampilan, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan portofolio sebagai bekal melamar pekerjaan.
Anwar menilai peningkatan portofolio dan pengalaman praktis dapat membantu lulusan lebih percaya diri menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif.
Namun, ia menekankan pentingnya peserta memanfaatkan program tersebut secara optimal untuk mendukung pengembangan karier.
Pendaftaran pemagangan nasional batch 3 dijadwalkan mulai 27 Oktober 2026. Calon peserta diharapkan mempersiapkan diri dan mengikuti informasi resmi mengenai persyaratan serta mekanisme pendaftaran agar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut.
(Zahra Tsabitha Sucheng / Unhas TV)
PEMAGANGAN NASIONAL - Kementerian Ketenagakerjaan gandeng Direktorat Kemahasiswaan Unhas menggelar sosialisasi Program Pemagangan Nasional untuk membekali mahasiswa semester akhir dan lulusan baru menghadapi dunia kerja di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Makassar, Rabu (21/10/2026). Pendaftaran batch 3 dibuka 27 Oktober 2026, dengan 70 ribu kesempatan magang tersedia. (Unhas TV/Zahra Tsabita Sucheng)
-300x225.webp)





-300x177.webp)

