Mahasiswa
Sport

Affan Wahyudi, Mahasiswa Agribisnis Pertanian Unhas Raih Perak Mobile Legends Asian Games 2026

MEDALI PERAK - Mahasiswa Agribisnis Fakultas Pertanian Unhas Andi Muhammad Affan Wahyudi, membawa pulang medali perak dari cabor Esport Mobile Legends di Asian Games 2026, Nagoya, Jepang, Kamis (1/10/2026). (Dok Kabupaten Bone)

NAGOYA, UNHAS.TV - Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Andi Muhammad Affan Wahyudi, membawa pulang medali perak dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang.

Affan menjadi bagian dari tim nasional esports Indonesia yang berlaga pada nomor Mobile Legends: Bang Bang.

Tim Indonesia meraih perak setelah menghadapi Myanmar pada laga final di Aichi Sky Hall, Jepang, Kamis, 1 Oktober 2026.

Dalam pertandingan puncak tersebut, Indonesia harus mengakui keunggulan Myanmar dengan skor 0-4. Hasil itu menempatkan Indonesia di posisi kedua pada debut Mobile Legends: Bang Bang sebagai nomor medali resmi Asian Games.

Di antara pemain Indonesia, nama Affan menjadi perhatian tersendiri bagi Universitas Hasanuddin dan masyarakat Sulawesi Selatan.

Di luar aktivitasnya bersama tim esports nasional, ia masih tercatat sebagai mahasiswa Agribisnis Fakultas Pertanian Unhas di Makassar.

Affan juga merupakan putra daerah Kabupaten Bone. Ia adalah anak Andi Zainal Wahyudi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone.

Keikutsertaannya bersama skuad Indonesia membuat pencapaian di Jepang turut mendapat perhatian dari masyarakat daerah asalnya.

“Sebagai orang tua tentu kami sangat bersyukur dan bangga. Bukan semata-mata karena medali yang diraih, tetapi karena Affan sudah berjuang membawa nama Indonesia," kata Andi Zainal Wahyudi. 

"Kami selalu berpesan agar tetap rendah hati, disiplin, dan tidak melupakan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa,” lanjutnya.



Andi Zainal Wahyudi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Bone, orang tua dari A Muh Affan Wahyudi. (Dok Unhas TV)


Perjalanan hingga podium Asian Games mempertemukan dua dunia yang dijalani Affan: bangku kuliah dan arena kompetisi esports.

Kesibukan akademik tidak menghentikannya menjalani latihan dan persiapan bersama tim untuk menghadapi kompetisi tingkat Asia.

Pencapaian tersebut mendapat apresiasi melalui sejumlah publikasi dan poster yang beredar. Salah satunya memuat ucapan selamat atas keberhasilan meraih medali perak sekaligus pesan kepada para pemain untuk tetap menegakkan kepala setelah berjuang membawa nama Indonesia.

“Kami mendukung selama kegiatan yang dijalani positif. Pendidikan tetap menjadi hal penting, tetapi ketika ada kesempatan berprestasi dan membawa nama bangsa, tentu kami memberikan dukungan,” ujarnya.

Medali perak Indonesia sekaligus menjadi catatan penting bagi perkembangan esports nasional. Mobile Legends: Bang Bang untuk pertama kalinya dipertandingkan sebagai nomor medali resmi Asian Games pada edisi Aichi-Nagoya 2026.

Myanmar mencatat sejarah sebagai peraih emas pertama nomor tersebut setelah menundukkan Indonesia di partai final.

Bagi Affan, podium di Jepang menambah catatan prestasi di luar kehidupan akademiknya. Dari Fakultas Pertanian Unhas di Makassar, mahasiswa Agribisnis itu melangkah ke arena Asian Games dan kembali sebagai salah satu anggota tim Indonesia yang mempersembahkan medali perak. (*)