LONDON, UNHAS.TV - Arsenal datang ke markas Brighton & Hove Albion dengan membawa modal sempurna. Juara bertahan Premier League itu telah memenangi seluruh tujuh pertandingan pembuka musim ini, termasuk laga Community Shield, dan kini berpeluang memperlebar jarak di puncak klasemen menjadi tiga poin.
Pertemuan kedua tim akan berlangsung Sabtu akhir pekan ini di Stadion Amex. Laga tersebut menjadi ujian penting bagi Arsenal yang sedang menjaga momentum, sekaligus menjadi panggung pertemuan kembali dua pelatih yang sempat terlibat perselisihan musim lalu, Mikel Arteta dan Fabian Hurzeler.
Persoalan antara Arsenal dan Brighton bermula ketika kedua tim bertemu pada Maret lalu. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Arsenal 1-0 di Amex Stadium, Hurzeler mengkritik pendekatan permainan Arteta.
Pelatih asal Jerman itu menilai hanya satu tim yang benar-benar berusaha memainkan sepak bola dan menuding Arsenal menciptakan aturan sendiri di lapangan.
Komentar tersebut sempat menjadi sorotan karena muncul menjelang akhir musim ketika Arsenal bersaing ketat dalam perebutan gelar. Namun, menjelang pertemuan terbaru kedua klub, Arteta memastikan persoalan itu telah berlalu.
“Itu semua sudah selesai. Itu masa lalu,” ujar Arteta kepada wartawan. Ia mengatakan tetap memiliki rasa hormat besar terhadap Hurzeler serta perkembangan Brighton sebagai klub.
Menurut Arteta, pertandingan melawan Brighton akan menjadi laga menarik karena kedua tim memiliki karakter permainan yang kuat. Sementara itu, Hurzeler tetap mempertahankan pandangannya bahwa dalam sepak bola setiap pelatih berhak menyampaikan opini.
“Saya akan selalu menyampaikan pendapat jika ditanya. Namun pada akhirnya, saya memberikan selamat kepada Arsenal karena mereka memang pantas menjadi juara,” kata Hurzeler.
Di luar persoalan tersebut, Arsenal memasuki musim baru dengan performa impresif. Empat kemenangan beruntun di Premier League membuat klub asal London Utara itu langsung memimpin klasemen.
Mereka juga mengawali perjalanan di Liga Champions dengan kemenangan atas Napoli serta memastikan tempat di babak keempat Piala Liga Inggris setelah menyingkirkan Ipswich Town.
Salah satu perhatian terbesar dalam kemenangan atas Ipswich adalah penampilan Max Dowman. Pemain berusia 16 tahun itu mencuri perhatian dengan mencetak dua gol dalam laga pertamanya musim ini.
Penampilan tersebut memperkuat reputasinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Premier League.
Arteta menilai kesempatan bermain harus diperoleh melalui performa di lapangan, bukan sekadar permintaan dari pemain.
Menurut dia, konsistensi dalam latihan dan pertandingan menjadi cara terbaik bagi seorang pemain untuk mendapatkan kepercayaan.
“Cara terbaik mengetuk pintu adalah melakukannya di lapangan, bukan di kantor,” kata Arteta.
Jika mampu mengalahkan Brighton, Arsenal akan menyamai catatan sejarah klub berupa tujuh kemenangan beruntun sebagai awal musim terbaik dalam 123 tahun perjalanan mereka.
Arteta menyebut pencapaian tersebut menunjukkan kerja keras tim, terutama setelah menghadapi periode penuh ketidakpastian.
“Kami tahu betapa sulitnya memenangkan pertandingan sepak bola di level ini. Jadi, tujuh kemenangan menceritakan banyak hal,” ujar Arteta.
Di sisi lain, Manchester City yang berada di posisi kedua juga memulai musim dengan catatan sempurna di liga. Tim asuhan Pep Guardiola itu telah meraih empat kemenangan dari empat pertandingan dan akan menjamu Sunderland pada Minggu.
Persaingan di papan atas Premier League kembali memperlihatkan ketatnya perebutan gelar. Arsenal kini tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga berusaha menulis ulang catatan sejarah klub melalui awal musim yang hampir sempurna. (*)
Mikel Arteta memberikan arahan ke pemain Arsenal di Liga Champions. Pekan ini, The Gunner mengincar 7 kemenangan beruntun saat menjamu Brighton. (Screenshot The Sun)




 Kemdiktisaintek Dr Berry Juliandi SSi MSi-300x169.webp)

 Charles Simabura-300x169.webp)

