TEHERAN, UNHAS.TV - Perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel kembali terjadi setelah Amerika Serikat menyerang situs peluncuran rudal dan kapal-kapal militer di sekitar Selat Hormuz. Amerika Serikat menyebut serangan itu sebagai pertahanan diri.
Serangan ini menandai bahwa upaya gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat tidak membuahkan hasil meski pertemuan memadai di Doha. Pertemuan yang melibatkan pihak Qatar sebagai mediator itu, salah satunya berisi tuntutan agar Iran menyerahkan hasil pengayaan Uranium dan menerima sanksi dari Amerika Serikat.
Pihak Iran belum memberikan pernyataan terkait serangan Amerika di tengah perundingan sedang diupayakan. Namun, media lokal Iran menyebut sserangan itu sebagai tindakan yang merusak upaya gencatan senjata.
Di pihak lain, Israel terus memperluas serangan di Lebanon demi merontokkan perlawanan Hezbollah. Serangan yang juga ditujukan ke wilayah Beirut itu mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat.(*)
HORMUZ - Fasilitas militer Iran di Selat Hormuz kembali diserang oleh Amerika Serikat. foto: tangkapan layar @IranMilittary








