Ekonomi
Mahasiswa

Bank Unhas Perluas Pembiayaan, Mahasiswa Jalur Mandiri Jadi Sasaran Kredit Baru hingga Kendaraan

Direktur Utama BPR Unhas Henry Kissinger Sappetaw (kanan depan) bersama jajaran Komisaris dan staf pegawai. (Dok Unhas TV)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Bank Unhas mulai memperluas layanan pembiayaan. Setelah selama ini berfokus pada pembiayaan bagi tenaga pendidik dan dosen, bank yang dirintis sejak November 2024 itu kini menyiapkan sejumlah produk kredit baru untuk mahasiswa dan unit usaha kampus.

Direktur Utama Bank Unhas, Henry Kissinger Sappetaw, mengatakan salah satu produk yang segera diluncurkan ialah kredit pendidikan bagi calon mahasiswa baru jalur mandiri.

Skema itu disiapkan untuk membantu orang tua yang harus membayar uang pangkal dalam jumlah besar pada awal masa kuliah.

Menurut Henry, pembiayaan tersebut memungkinkan uang pangkal dibayar secara bertahap dalam beberapa tahun. Dengan pola angsuran itu, beban orang tua mahasiswa diharapkan lebih ringan tanpa menghambat proses masuk perguruan tinggi.

“Ini kami siapkan untuk membantu orang tua calon mahasiswa baru jalur mandiri, terutama yang kesulitan membayar uang pangkal sekaligus,” kata Henry di Makassar, Selasa (12/5/2026).

Produk kredit pendidikan itu ditargetkan mulai berjalan pada awal Juni 2026. Waktu peluncurannya menyesuaikan pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT pada 25 Mei 2026.

Bank menilai jeda tersebut cukup untuk mematangkan prosedur layanan, skema pembayaran, dan tahapan verifikasi calon debitur.

Bank Unhas juga mulai membuka pembiayaan untuk badan usaha milik Unhas dan fakultas. Salah satu kerja sama yang telah dijajaki ialah pembiayaan proyek bersama Fakultas Vokasi untuk proyek Kementerian Pertanian.

Selain pendidikan dan proyek kampus, Bank Unhas mengkaji kredit sepeda motor bagi mahasiswa. Rencana ini masih dalam tahap penyusunan sistem, termasuk mitigasi risiko pembiayaan. Pihak bank juga menjajaki kerja sama dengan perusahaan asuransi agar risiko kredit dapat dikendalikan.

Henry mengatakan pengembangan produk itu diarahkan untuk menjadikan Bank Unhas sebagai solusi finansial bagi sivitas akademika.

Ia berharap layanan pembiayaan baru dapat mendukung akses pendidikan, mobilitas mahasiswa, dan pengembangan usaha di lingkungan Universitas Hasanuddin secara berkelanjutan, serta memperkuat ekosistem keuangan kampus yang lebih inklusif dan terukur ke depan.

(Zulkarnaen Jumar Taufik / Moh Resha Maharam / Unhas TV)