RIYADH, UNHAS.TV - Al-Nassr gagal memastikan gelar Saudi Pro League setelah ditahan Al-Hilal 1-1 di Al-Awwal Park, Selasa (12/5/2026) malam. Gol bunuh diri kiper Bento pada masa tambahan waktu membuat persaingan juara tetap terbuka hingga pekan terakhir.
Hasil itu terasa pahit bagi Al-Nassr. Kemenangan di laga ini semestinya membawa mereka unggul delapan poin atas Al-Hilal dengan dua pertandingan tersisa. Namun keunggulan satu gol yang dijaga sejak babak pertama runtuh pada menit kedelapan injury time babak kedua.
Gol penyama kedudukan lahir dari situasi yang tampak tidak terlalu berbahaya. Lemparan jauh Al-Hilal jatuh ke kotak penalti Al-Nassr.
Bento maju untuk mengamankan bola, sementara tidak ada pemain Al-Hilal yang berada cukup dekat untuk menekan. Namun ia justru bertabrakan dengan rekan setimnya, Inigo Martinez. Bola mengenai tubuh Bento, berbelok, lalu bergulir melewati garis gawang. Stadion tuan rumah seketika terdiam.
Tambahan satu poin membuat Al-Nassr masih memimpin klasemen. Tetapi mereka belum dapat merayakan gelar domestik ke-11 pada era Cristiano Ronaldo.
Al-Hilal tetap berada dalam jarak kejar dan masih memiliki satu pertandingan tunda melawan Neom pada Sabtu. Jika menang dalam laga tersebut, Al-Hilal masih bisa merebut gelar dengan syarat meraih hasil lebih baik daripada Al-Nassr pada laga terakhir.
Pertandingan sejak awal berjalan dengan tekanan dari tim tamu. Baru empat menit laga berjalan, Karim Benzema mendapat peluang setelah lolos dari kawalan lini belakang Al-Nassr.
Namun sepakannya terlalu mudah dibaca Bento. Pelatih Al-Hilal, Simone Inzaghi, tampak kecewa di tepi lapangan.
Pada menit ke-19, Al-Hilal sempat mengira telah unggul. Benzema menanduk umpan Sergej Milinkovic-Savic ke gawang Al-Nassr. Gol itu kemudian dianulir karena Milinkovic-Savic lebih dulu berada dalam posisi offside sebelum mengirim umpan.
Al-Nassr justru memecah kebuntuan delapan menit menjelang turun minum. Sepak pojok Marcelo Brozovic menimbulkan kemelut di kotak penalti Al-Hilal. Bola liar jatuh ke kaki Mohamed Simakan.
Bek itu menyambarnya dengan sepakan voli bersih ke sudut kiri bawah gawang Yassine Bounou. Al-Nassr unggul 1-0 dan mulai mengambil kendali permainan.
Tuan rumah sebenarnya memiliki peluang untuk menjauh sebelum jeda. Kingsley Coman lepas dari jebakan pertahanan Al-Hilal pada masa tambahan waktu babak pertama.
Ia tinggal berhadapan dengan Bounou, tetapi tembakannya membentur tiang. Peluang itu menjadi salah satu momen yang kemudian disesali Al-Nassr.
Setelah turun minum, Ronaldo juga memperoleh kesempatan terbaik Al-Nassr pada babak kedua. Namun kapten asal Portugal itu gagal menuntaskan peluang tersebut menjadi gol.
Skor tetap 1-0. Ketidakmampuan Al-Nassr membunuh pertandingan memberi ruang bagi Al-Hilal untuk terus menekan.
Al-Hilal meningkatkan intensitas serangan pada paruh akhir laga. Mereka sadar hasil imbang cukup untuk menjaga napas dalam perebutan gelar.
Saat Ronaldo ditarik keluar, peraih lima Ballon d’Or itu hanya bisa menyaksikan dari bangku cadangan ketika Al-Hilal perlahan mengambil kendali.
Namun satu kesalahan di ujung laga cukup untuk mengubah arah persaingan. Bagi Al-Hilal, hasil ini juga memperpanjang catatan impresif mereka di kompetisi domestik. Mereka belum terkalahkan di Saudi Pro League musim ini.
Dalam 19 pertemuan terakhir melawan klub Riyadh di liga, Al-Hilal hanya sekali kalah, dengan 12 kemenangan dan enam hasil imbang. Catatan itu menjadi modal psikologis penting sebelum memasuki dua laga penentu.
Drama di Al-Awwal Park membuat perebutan gelar belum selesai. Al-Nassr masih unggul, tetapi Al-Hilal kini membawa pulang peluang. Pertandingan tunda melawan Neom dan laga penutup musim akan menentukan siapa yang akhirnya berdiri di puncak Saudi Pro League. (*)
Rencana pesta juara Cristiano Ronaldo bersama Al Nassr batal, gara-gara blunder kiper Bento yang membuat Al Hilal punya peluang mengejar, Selasa (12/5/2026) malam. (Tangkapan layar Mykel.com)








