Sport

Bruno Fernandes Bela Ronaldo, Minta Portugal Tak Terbelah Jelang Laga Lawan Norwegia

BAN KAPTEN - Cristiano Ronaldo dari Portugal menyerahkan ban kapten kepada Bruno Fernandes saat pertandingan melawan Wales pada hari Kamis (1/10/2026). (Screenshot Al Jazeera)

PORTO, UNHAS.TV - Bruno Fernandes meminta publik Portugal tidak terpecah menyikapi keputusan Cristiano Ronaldo meninggalkan skuad tim nasional.

Gelandang Manchester United itu menegaskan Ronaldo tetap menjadi simbol terbesar sepak bola Portugal, terlepas dari kontroversi yang muncul menjelang pertandingan Nations League melawan Norwegia.

Ronaldo meninggalkan skuad Portugal setelah mengetahui dirinya tidak akan menjadi starter saat menghadapi Denmark. Tanpa penyerang berusia 41 tahun itu di susunan awal, Portugal justru menang 4-2.

Keputusan Ronaldo memicu perdebatan mengenai masa depannya bersama tim nasional. Mantan pemain Real Madrid dan Manchester United tersebut merupakan pencetak gol terbanyak sekaligus pemegang rekor penampilan terbanyak untuk Portugal.

Fernandes mengatakan telah berbicara langsung dengan Ronaldo setelah insiden tersebut.

“Terlepas dari apa yang terjadi, Cristiano Ronaldo tidak akan pernah berhenti menjadi simbol terbesar tim nasional kami, sepak bola kami, dan negara ini,” kata Fernandes kepada wartawan, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Fernandes, status tersebut tidak hanya dibangun dari prestasi Ronaldo bersama Portugal, tetapi juga dari jejaknya di sepak bola dunia.

Ia meminta publik menghentikan perdebatan yang berpotensi menciptakan kubu di sekitar tim nasional. Fernandes menegaskan tidak ada perpecahan di ruang ganti Portugal.

“Tidak ada perpecahan di tim nasional. Tim ini satu dan akan tetap seperti itu, apa pun suara yang muncul dari luar,” ujarnya.

Fernandes juga meminta pendukung Portugal menghormati semua pihak tanpa harus memilih antara Ronaldo dan tim nasional.

“Cris adalah dan akan tetap menjadi ikon terbesar tim nasional kami. Dia layak mendapat penghormatan semua orang, terlepas dari siapa yang lebih menyukainya atau tidak,” kata Fernandes.

Portugal menunjukkan tetap kompetitif tanpa Ronaldo sebagai starter. Mereka meraih kemenangan tandang atas Norwegia dan Denmark sebelum kembali menghadapi Norwegia pada Ahad.

Pelatih Portugal, Jorge Jesus, memilih tidak memperpanjang polemik menjelang pertandingan tersebut.

Pelatih berusia 72 tahun itu menyebut Ronaldo sebagai “simbol Portugal”, tetapi mengatakan pembicaraan mengenai sang kapten akan dilakukan setelah laga melawan Norwegia.

“Saya akan fokus kepada tim dan lawan kami, Norwegia, yang merupakan salah satu dari lima tim terbaik di Eropa. Itu masalah utama kami sekarang,” kata Jesus.

Pertandingan melawan Norwegia pun menjadi ujian bagi Portugal di tengah sorotan terhadap masa depan Ronaldo.

Di saat polemik terus berkembang di luar lapangan, Fernandes berusaha memastikan satu pesan tetap terdengar: tim nasional Portugal tidak boleh terbelah. (*)