Pendidikan

Buku Makassar Mendunia Bongkar Jejak Pelabuhan Rempah

MAKASSAR, UNHAS.TV - Program Studi Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kuliah tamu yang menghadirkan pakar sejarah maritim dari UIN Raden Intan Lampung Dr Abd Rahman Hamid MSi. 

Pada kesempatan itu Abdul Rahman Hamid memaparkan isi buku terbarunya berjudul "Makassar Mendunia" yang mengulas peran penting Makassar sebagai entrepot rempah pada abad ke-16 hingga ke-17.

Buku tersebut menyoroti proses pertumbuhan Makassar sebagai kota pelabuhan yang terbuka bagi berbagai suku, bangsa, dan agama. Keterbukaan inilah yang menjadikan Makassar pusat pertemuan budaya sekaligus simpul perdagangan rempah di kawasan Nusantara.

“Buku Makassar Mendunia ini ingin menjelaskan proses perkembangan Makassar sebagai kota pelabuhan yang mendunia sejak abad ke-16 hingga memuncak pada abad ke-17. Kajian ini berangkat dari kegelisahan intelektual ketika sering mendengar tagline Makassar Kota Dunia. Pertanyaan besarnya adalah pijakan historisnya seperti apa," jelas Abdul Rahman.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama acara berlangsung. Menurut Abdul Rahman, kuliah tamu semacam ini penting untuk memperkenalkan hasil kajian terbaru sekaligus menginspirasi penelitian sejarah selanjutnya, khususnya tentang Makassar.

Melalui kegiatan ini, Prodi Sejarah Unhas menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang akademis yang mampu membaca kembali jejak historis Makassar sekaligus mendorong lahirnya generasi peneliti muda yang kritis dan relevan dengan perkembangan zaman.(*)

Andi Putri Najwah dan Muhammad Syaiful (UNHAS TV)