UNHAS.TV - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Maluku Utara mendorong inovasi pemanfaatan buah Capilong sebagai sumber energi berkelanjutan. Dekan Fakultas Pertanian Universitas Khairun, Lily Ishak, Ph.D., memaparkan potensi Capilong dalam acara OzAlum Talk di Makassar. Capilong mengandung 70-80% minyak yang menjadikannya kandidat kuat untuk biofuel, alternatif bahan bakar fosil. Selain bahan bakar, Capilong juga bermanfaat untuk lingkungan, kesehatan, dan kecantikan, dari pelindung pantai hingga bahan kosmetik. Pengembangan Capilong di Maluku Utara diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru dan mengurangi ketergantungan pada BBM fosil. Simak liputan lengkapnya dalam tayangan berikut ini:
Saintek
Capilong, Jenis Baru Bahan Bakar Minyak untuk Masa Depan dari Maluku Utara
Baca Artikel Terkait :
Tahukah Kamu?
Peneliti Temukan Sumber "Oksigen Gelap" di Laut Dalam
by Amir Pallawa Rukka
23 Juli, 2024
Tahukah Kamu?
Video: Tak Semua Orang Suka Berfoto, Begini Pandangan Psikolog?
by Arif Fuddin Usman
08 Agustus, 2024
Tahukah Kamu?
Benarkah Naik Tangga Bisa Efektif Membakar Kalori? Ini Penjelasannya
by Arif Fuddin Usman
19 November, 2024





-300x200.webp)


