UNHAS.TV - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Maluku Utara mendorong inovasi pemanfaatan buah Capilong sebagai sumber energi berkelanjutan. Dekan Fakultas Pertanian Universitas Khairun, Lily Ishak, Ph.D., memaparkan potensi Capilong dalam acara OzAlum Talk di Makassar. Capilong mengandung 70-80% minyak yang menjadikannya kandidat kuat untuk biofuel, alternatif bahan bakar fosil. Selain bahan bakar, Capilong juga bermanfaat untuk lingkungan, kesehatan, dan kecantikan, dari pelindung pantai hingga bahan kosmetik. Pengembangan Capilong di Maluku Utara diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru dan mengurangi ketergantungan pada BBM fosil. Simak liputan lengkapnya dalam tayangan berikut ini:
Saintek
Capilong, Jenis Baru Bahan Bakar Minyak untuk Masa Depan dari Maluku Utara
Baca Artikel Terkait :
Saintek
Drone Penabur Benih, Sumbangsih Unhas untuk Pertanian Indonesia
by Amir Pallawa Rukka
18 September, 2024
Tahukah Kamu?
Jangan Panik Saat Api Menyala: Begini Cara Tepat Menggunakan Tabung APAR
by Arif Fuddin Usman
17 Oktober, 2025
Tahukah Kamu?
Video: Ini Cara Aman dan Tepat untuk Membersihkan Telinga?
by Arif Fuddin Usman
17 Januari, 2025
Baca Artikel Lainnya :
News
VIDEO: Kebijakan ‘Cuti Ayah’ Saat Istri Melahirkan: Perlukah?
by Yusran Darmawan
11 April, 2024



-300x169.webp)




