Ekonomi
Kuliner

CFD Unhas Jadi Ruang Promosi UMKM, Umi Donat Kentang Tawarkan Puluhan Varian Rasa

DONAT - Pemilik Umi Donat Kentang, Nurul, sedang melayani pembeli di sela aktivitas Car Free Day (CFD) di kawasan Universitas Hasanuddin (Unhas), Tamalanrea, Minggu (6/9/2026) pagi. (Unhas TV / Nurathirah)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Aktivitas Car Free Day (CFD) di kawasan Universitas Hasanuddin (Unhas), Tamalanrea, kembali diramaikan masyarakat pada Minggu pagi (6/9/2026).

Tak hanya dimanfaatkan untuk berolahraga dan menikmati suasana pagi, kawasan CFD juga menjadi ruang bagi sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kepada pengunjung.

Salah satunya Umi Donat Kentang, usaha rumahan yang menawarkan donat berbahan dasar asli kentang dengan beragam pilihan rasa.

Pemilik Umi Donat Kentang, Nurul, mengatakan usaha tersebut mulai dikembangkan saat pandemi COVID-19. Kondisi krisis, penutupan, dan lockdown saat itu menjadi awal berkembangnya usaha donat yang dijalankannya.

“Ini usaha rumahan yang awalnya dikembangkan saat COVID-19. Kita tahu saat itu terjadi krisis, penutupan, dan lockdown. Jadi, usaha donat ini mulai dikembangkan dari masa COVID-19,” ujar Nurul.

Menurut Nurul, produk Umi Donat Kentang memiliki ciri khas karena menggunakan pure kentang. Kentang terlebih dahulu direbus dan dihancurkan sebelum digunakan dalam pembuatan donat.

“Ini bukan donat biasa, karena kami menggunakan pure kentang. Kentangnya direbus dan dihancurkan langsung,” jelasnya.

Umi Donat Kentang memiliki sekitar 24 varian rasa, di antaranya strawberry, cokelat, Oreo, tiramisu, cappuccino, red velvet, karamel, serta berbagai varian lainnya.

Produk tersebut ditawarkan dalam beberapa pilihan paket, mulai dari Rp10 ribu untuk tiga donat, Rp20 ribu untuk enam donat, hingga Rp37 ribu untuk 12 donat.

Selain berjualan di CFD Unhas, Umi Donat Kentang juga memiliki toko di Jalan Paccerakang Nomor 83, Daya. Produk tersebut dapat dipesan secara daring melalui layanan GrabFood dan GoFood.

Nurul mengatakan Umi Donat Kentang telah berjualan di CFD Unhas selama hampir satu tahun. Menurutnya, keberadaan CFD memberikan impact terhadap perkembangan usaha, terutama dari sisi penjualan.



DONAT - Pemilik Umi Donat Kentang, Nurul, bersama partner di sela aktivitas Car Free Day (CFD) di kawasan Universitas Hasanuddin (Unhas), Tamalanrea, Minggu (6/9/2026) pagi. (Unhas TV / Nurathirah)


“Kami sudah hampir satu tahun di sini. Banyak orang yang mencari jajanan. Di toko juga kami tetap berjualan, tetapi pemasukan di sini lebih banyak daripada di sana. Jadi, kami sangat banyak mendapatkan impact dari CFD,” katanya.

Tak hanya menjadi tempat memasarkan produk, CFD juga menjadi ruang bagi Umi Donat Kentang untuk mendapatkan masukan langsung dari konsumen.

Nurul menyebut respons pengunjung terhadap produk yang ditawarkan sangat baik. Pengunjung juga memberikan saran agar pilihan rasa diperbanyak, termasuk menghadirkan varian gurih seperti abon.

“Responsnya sangat baik. Pengunjung juga memberikan saran agar variannya lebih banyak. Selama ini rasa yang kami punya lebih banyak yang manis, sementara ada juga yang menginginkan donat dengan rasa abon. Jadi, kami masih mencari bagaimana supaya varian abon bisa tersedia di sini,” ungkapnya.

Ke depan, Nurul berharap usaha Umi Donat Kentang dapat terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat.

“Usahanya pasti kami usahakan supaya lebih baik dan lebih banyak dikenal orang. Dengan apa yang sudah dilihat tadi, membuat produk kita juga lebih dikenal,” tuturnya.

(Husnul Hatima / Nurathirah / Unhas TV)