Makassar
Sosial
Sulsel

Dari Makassar, PKK Nasional Dorong Kesehatan Ibu, Cegah Stunting, Angkat UMKM Daerah

HARI PKK - Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian (tengah) bersama Ketua PKK Sulsel Naoemi Octarina (kiri) dan Ketua Pokja 1 PKK Makassar Kamelia Thamrin Tantu saat pembukaan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional atau Dekranas ke-46 Tahun 2026 di Hotel Claro, Makassar, Kamis (9/7/2026). (Unhas TV / Moh Resha Maharam)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggandeng Pemerintah Kota Makassar dalam menyukseskan puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional atau Dekranas ke-46 Tahun 2026.

Kegiatan nasional itu berlangsung di Hotel Claro dan Trans Studio Makassar (TSM) pada 9–12 Juli 2026. Sebagai ibu kota provinsi, Makassar menjadi pusat penyelenggaraan berbagai agenda yang diikuti perwakilan Tim Penggerak PKK dari 38 provinsi di Indonesia.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pelayanan cek kesehatan gratis, pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah, hingga pencatatan Rekor MURI melalui pemberian Multiple Micronutrient Supplement atau MMS secara serentak kepada ibu hamil.

Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Tim Penggerak PKK Pusat. Pemerintah Kota Makassar mengambil peran dalam mendukung pelayanan peserta, penyediaan dukungan teknis, serta pelibatan masyarakat dalam program kesehatan dan pemberdayaan keluarga.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar, Hj Kamelia Thamrin Tantu, mengatakan Pemerintah Kota Makassar menghadirkan 100 ibu hamil dalam kegiatan pemberian MMS secara serentak.

Kamelia, yang juga menjabat Ketua Pokja I TP PKK Kota Makassar, menyebut dukungan itu menjadi bagian dari komitmen Makassar dalam memperkuat program kesehatan ibu dan anak.

“Untuk ibu hamil, itu juga kami support. Dari Dinas Kesehatan hadir, dari PKK khususnya juga hadir. Kami menghadirkan 100 ibu hamil yang secara serentak mendukung tercapainya Rekor MURI yang dilaksanakan untuk HKG ke-54 ini,” kata Kamelia di Hotel Claro, Makassar, Rabu (9/7/2026).

Menurut Kamelia, perhatian terhadap ibu hamil penting dilakukan sejak awal masa kehamilan. Pemeriksaan kesehatan dan pemberian asupan mikronutrien dinilai dapat membantu pemerintah mencegah stunting sejak dini.

Ia mengatakan masa awal kehamilan menjadi fase penting bagi pertumbuhan anak pada masa mendatang.

“Seratus hari pertama bagi ibu hamil itu sangat penting untuk masa pertumbuhan anak ke depan. Untuk menciptakan generasi yang akan datang lebih sehat. Kita berharap, dengan ibu-ibu hamil sudah dicek kesehatannya dari awal, otomatis kita bisa mencegah stunting ke depannya,” ujar dia.

Capaian Baik Program PKK

>> Baca Selanjutnya