
Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Tito Karnavian. (Unhas TV / Moh Resha Maharam)
Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, mengatakan peringatan HKG PKK ke-54 menjadi momentum untuk mengapresiasi kerja kader PKK di seluruh Indonesia.
Ia menyebut PKK telah memiliki sejarah panjang dalam mendukung pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, baik melalui kerja sama dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Tri menjelaskan Sulawesi Selatan dipilih sebagai tuan rumah karena dinilai memiliki capaian baik dalam pelaksanaan program PKK.
Salah satu capaian yang disorot adalah keberhasilan Sulawesi Selatan melampaui target nasional imunisasi bagi anak yang sebelumnya belum pernah mendapatkan imunisasi.
“Penyelenggaraan tahun ini di Makassar karena kami menganggap prestasi kader-kader PKK di Sulawesi Selatan perlu diapresiasi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik antara pusat dan pemerintah provinsi,” kata Tri.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pameran UMKM, pelayanan cek kesehatan gratis, dan kegiatan Rekor MURI yang digelar oleh TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama kabupaten dan kota.
Menurut Tri, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama ibu hamil dan keluarga.
“Kita apresiasi dan beri penghargaan setinggi-tingginya atas upaya yang dilaksanakan TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan. Tidak hanya hari ini melayani masyarakat dengan pemberian vitamin kepada ibu hamil, tapi juga upaya-upaya sebelumnya,” ujar Tri.
Selama penyelenggaraan HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46, kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, pemberdayaan keluarga, serta promosi produk UMKM.
Pameran yang digelar dalam rangkaian acara ini juga menjadi ruang bagi pelaku usaha daerah untuk memperkenalkan produk unggulan kepada peserta dari berbagai provinsi.
Peringatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat gerakan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Melalui program kesehatan, pemberdayaan perempuan, dan penguatan ekonomi keluarga, gerakan PKK diharapkan terus hadir hingga tingkat paling bawah.
(Venny Septiani Semuel / Moh. Resha Maharam / Unhas TV)


-300x175.webp)





