MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi dengan keterbukaan informasi publik yang tetap terbuka terhadap masukan dan kritik dari masyarakat.
Sikap itu disampaikan Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, dalam acara silaturahmi bersama media dan mahasiswa di Ballroom Unhas Hotel and Convention, Makassar, Sabtu (14/3/2026) lalu.
Kegiatan itu dihadiri jajaran pimpinan universitas, Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, para dekan, serta perwakilan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan.
Forum tersebut menjadi ruang pertemuan antara pimpinan kampus dengan mahasiswa dan media untuk memperkuat komunikasi di lingkungan Universitas Hasanuddin.
Jamaluddin mengatakan silaturahmi semacam itu merupakan tradisi kampus yang perlu terus dijaga. Menurut dia, Unhas bukan hanya milik sivitas akademika, tetapi juga bagian dari masyarakat luas dan menjadi kebanggaan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, serta kawasan Indonesia Timur.
Dalam forum itu, Prof JJ menegaskan bahwa keterbukaan terhadap kritik merupakan bagian penting dari upaya memperbaiki kualitas layanan pendidikan dan tata kelola universitas.
“Kami juga selalu terbuka untuk koreksi, apa yang perlu diperbaiki, ayo kita perbaiki sama-sama, tidak perlu dibesar-besarkan tapi perlu kita ikut memperbaiki,” kata Jamaluddin.
Ia menyebut keterbukaan itu sejalan dengan komitmen Unhas sebagai kampus yang informatif. Menurut dia, masukan dan kritik dari masyarakat, mahasiswa, maupun media perlu diterima sebagai bagian dari proses pembenahan institusi.
Karena itu, ia berharap pola komunikasi yang lebih terbuka bisa menjadi budaya baru di lingkungan pimpinan kampus.
“Para pimpinan lebih proaktif di dalam berkomunikasi dengan seluruh mahasiswa, dengan masyarakat, dengan media, untuk menyampaikan apa yang sudah jalan dan juga menerima masukan apa yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan upaya Unhas membangun hubungan yang lebih cair dengan publik di tengah tuntutan akuntabilitas perguruan tinggi yang semakin besar. Bagi kampus, keterbukaan bukan hanya soal menyampaikan capaian, tetapi juga kesiapan menerima evaluasi.
Melalui forum silaturahmi itu, Unhas berharap komunikasi antara pimpinan, mahasiswa, media, dan masyarakat terus terjalin lebih kuat.
Kampus ingin memastikan bahwa perkembangan universitas dapat dikawal bersama, sambil tetap membuka ruang koreksi untuk perbaikan di masa mendatang.
(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)
Rektor Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc. (dok Unhas TV)








