MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) memeriahkan Dies Natalis ke-70 melalui puncak lomba seni dan olahraga bertajuk “7 Dekade Berdampak, Mendunia”.
Kegiatan yang berlangsung di JK Arenatorium GOR Unhas, Senin (17/8/2026) ini, menjadi momentum mempererat kebersamaan dan kekompakan seluruh keluarga besar Unhas.
Rangkaian puncak lomba seni dan olahraga menjadi bagian dari perayaan tujuh dekade perjalanan Universitas Hasanuddin dalam memberikan kontribusi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan bangsa.
Beragam perlombaan digelar dengan melibatkan seluruh elemen keluarga besar Unhas, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga Dharma Wanita Persatuan.
Sebanyak 21 tim turut ambil bagian dalam rangkaian perlombaan. Peserta terdiri atas 18 tim dari fakultas dan sekolah, serta tiga tim lainnya yang mewakili Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unhas, Rumah Sakit Pendidikan Unhas, dan Rektorat.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-70 Unhas, Prof Dr Ir Syamsu Rijal SHut MSi IPU, mengatakan peringatan Dies Natalis ke-70 menjadi momentum istimewa bagi Unhas.
Menurutnya, tema “7 Dekade Berdampak, Mendunia” memiliki makna agar Unhas mampu memberikan manfaat sekaligus menghasilkan prestasi yang dapat dibanggakan hingga tingkat global.
“Dies ini adalah Dies yang istimewa untuk Unhas karena di umur 70 tahun kita harapkan sesuatu dengan tema itu berdampak dan mendunia,” ujar Syamsu Rijal.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-70 Unhas, Prof Dr Ir Syamsu Rijal SHut MSi IPU. (Dok Unhas TV)
"Berdampak artinya memberi manfaat kepada semua orang dan mendunia berarti mengukur prestasi yang bisa dibanggakan bukan hanya oleh orang Unhas, tapi secara global juga menjadi kebanggaan bangsa Indonesia," lanjutnya.
Ia menjelaskan, berbagai kegiatan dalam perayaan Dies Natalis tahun ini dikemas dengan pendekatan yang berbeda.
Sejumlah kegiatan yang sebelumnya menjadi rutinitas dimodifikasi menjadi aktivitas yang mampu memperkuat kebersamaan, kekompakan, sekaligus semangat berprestasi.
“Di perayaan ini kita mencoba banyak hal, merubah beberapa hal yang menjadi rutinitas menjadi sesuatu yang kita bisa kenang dalam hal kebersamaan, kekompakan, tapi juga tetap berprestasi termasuk lomba seni dan olahraga ini,” lanjutnya.
Berbagai perlombaan juga dirancang untuk mengedepankan nilai kekeluargaan dan keakraban. Puncak kegiatan turut melibatkan lomba dari Dharma Wanita Persatuan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Selain menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi seluruh elemen Unhas untuk membangun semangat berprestasi secara bersama.
Melalui semangat “7 Dekade Berdampak, Mendunia”, Universitas Hasanuddin terus mendorong seluruh elemen kampus untuk memperkuat persatuan dan berkontribusi dalam membangun prestasi.
Perayaan Dies Natalis ke-70 ini diharapkan semakin memperkuat rasa memiliki terhadap Universitas Hasanuddin sekaligus menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar Unhas untuk terus melangkah, berkarya, dan memberikan dampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
(Andrea Ririn Karina / UnhasTV)
JOGET BERSAMA - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unhas Dr Hartati Tamti joget bersama Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa di acara puncak lomba seni dan olahraga Dies Natalis ke-70 Unhas di JK Arenatorium GOR Unhas, Senin (17/8/2026). (Dok Unhas TV)








